Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). (Foto: Perseroan)

Ilustrasi PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). (Foto: Perseroan)

Diangkat Harga Batu Bara, Laba Bersih Indo Tambangraya (ITMG) Melambung Jauh

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:45 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Sepanjang paruh pertama 2022, harga batu bara melanjutkan tren penguatan sebagai imbas konflik geopolitik global.

Pada periode tersebut, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) atau ITM memanfaatkan momentum kenaikan harga batu bara dengan terus menerapkan strategi manajemen biaya yang efisien dan berhati-hati untuk memperkuat kinerja keuangan.

Baca juga: Bareng JSMR dan ADHI, Entitas Milik United Tractors (UNTR) Ikut Lelang 2 Tol Rp 24 T

Di samping itu, ITM juga terus melanjutkan upayanya dalam menerapkan praktik-praktik penambangan yang baik dan bertanggung jawab sambil melanjutkan transformasi menjadi lebih hijau dan lebih cerdas.

Harga batu bara global yang terus menguat tajam pada paruh pertama tahun ini menyebabkan rata-rata harga jual batu bara yang diperoleh ITM naik 134% menjadi US$ 175 per ton dari US$ 75 per ton pada kurun waktu yang sama tahun lalu.

Kenaikan yang signifikan ini memungkinkan perusahaan membukukan penjualan bersih sebesar US$ 1,42 miliar, atau 110% lebih tinggi daripada periode yang sama tahun lalu. Marjin laba kotor naik 19% dari paruh pertama tahun lalu menjadi 53% pada paruh pertama tahun ini di tengah kenaikan harga bahan bakar global.

"Perseroan melanjutkan strategi manajemen biaya yang efisien dan berhati-hati guna memaksimalkan profitabilitas dari momentum kenaikan harga batu bara sehingga menghasilkan arus kas dan posisi kas dan setara kas yang kuat,” ungkap Direktur Utama Mulianto dalam keterangan resmi, Kamis (18/8/2022).

Adapun EBITDA mencapai US$ 712 juta pada paruh pertama tahun ini, naik 218% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan laba bersih naik dari US$ 118 juta menjadi US$ 461 juta pada kurun waktu yang sama di tahun 2022, melambung 290,68%.

Baca juga: Indo Tambangraya (ITMG) Berkomitmen Ciptakan Nilai Berkelanjutan

Dengan strategi manajemen yang efektif, tambah Mulianto, perusahaan mempertahankan neraca yang semakin solid. Sampai dengan akhir Juni 2022, total aset perusahaan tercatat sebesar US$ 1,97 miliar dengan total ekuitas US$ 1,48 miliar. Sejalan dengan arus kas dan EBITDA yang kuat, perusahaan juga memiliki posisi kas dan setara kas yang solid sebesar US$ 808 juta. Adapun Laba bersih per saham dibukukan sebesar US$ 0,41.

“Saat ini sektor pertambangan batu bara sebagai bisnis inti memberikan kontribusi pendapatan secara signifikan pada perusahaan. Dua bidang usaha yang lain adalah jasa energi serta bisnis terbarukan dan lain-lain,” terang Mulianto.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com