Menu
Sign in
@ Contact
Search
Bus listrik Transjakarta. (BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao)

Bus listrik Transjakarta. (BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao)

Bakrie & Brothers (BNBR) Sibuk Ngurus Bus Listrik, Sahamnya Ngebut!

Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:51 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR), anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang bergerak di bidang industri elektrifikasi transportasi dan ekosistem telematika, menandatangani nota kesepahaman (MoU) tripartit dengan PT Transjakarta dan perusahaan Inggris yang bergerak di bidang pengembangan dan penyediaan electric powertrain solutions, Equipmake Ltd.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Transjakarta M Yana Aditya, Direktur Utama VKTR Teknologi Mobilitas Gilarsi W Setijono, dan founder sekaligus CEO Equipmake Ian Foley, di Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Gilarsi mengatakan, penandatanganan MoU ini dilakukan untuk mewujudkan komitmen VKTR dalam mengakselerasi penggunaan EV dan pembangunan ekosistem kendaraan berbasis listrik di Indonesia. Di tahap awal, kerja sama ini akan menghasilkan purwarupa (prototype) bus ‘retrofit’, sekaligus menjadi awal dalam pelaksanaan program uji coba bus ‘retrofit’ oleh Transjakarta.

Baca juga: Grup Bakrie (BNBR) Bangun Pusat Pengembangan Baterai Kendaraan Listrik

“Kerja sama ini menetapkan Transjakarta sebagai pihak yang menyediakan bus konvensional dengan motor bakar (ICE – Internal Combustion Engine) bagi VKTR. Bus konvensional ini kemudian direkayasa melalui proses konversi oleh VKTR menjadi bus berteknologi motor listrik,” kata Gilarsi.

Dia menambahkan, sebagai bentuk keseriusan VKTR dalam upaya penguasaan teknologi dan pengembangan kendaraan listrik tanah air, pihaknya telah berinvestasi secara langsung di Equipmake Ltd.

Diketahui, perusahaan yang berpusat di Snetterton, Norfolk, Inggris ini bergerak di bidang teknologi pengembangan dan penyediaan electric powertrain untuk berbagai jenis kendaraan listrik. “Bersama Equipmake, kami akan memproduksi bus retrofit yang akan digunakan dalam uji coba yang diperkirakan akan berlangsung selama tiga bulan ke depan,” jelas Gilarsi lagi.

VKTR nantinya akan melakukan pendataan terkait performa kendaraan; mencakup efisiensi energi, jarak tempuh, serta kualitas dan kinerja baterai. VKTR juga akan menyediakan infrastruktur pengisian listrik yang diperlukan untuk mendukung pengoperasian bus retrofit tersebut.

Baca juga: Akhirnya! Indika Energy (INDY) Kenalkan Motor Listriknya ke Publik, ALVA Namanya

“Kami berharap kerja sama strategis ini akan berjalan lancar, dan secara bertahap semua bus konvensional yang ada di Jakarta dapat dikonversi menjadi bus listrik. Dengan demikian, kami dapat turut membantu mempercepat pencapaian cita-cita udara yang bersih dan lingkungan yang lebih sehat di ibukota,” sebut Gilarsi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Transjakarta M Yana Aditya mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama strategis ini. Ia berharap, ujicoba ini dapat berhasil dan segera bisa dilaksanakan secara penuh untuk me-retrofit sebanyak sekitar 3.000 bus existing milik Transjakarta yang saat ini masih beroperasi menggunakan tenaga diesel dan CNG.

Saham Melesat

Sementara itu, saham Bakrie & Brothers (BNBR) kembali melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 7 (10%) menjadi Rp 77 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/8/2022).

Kanaikan tersebut menjadikan saham BNBR mencapai level tertinggi baru dalam empat tahun terakhir atau terhitung sejak 7 Agustus 2018. Berdasarkan data BEI, penguatan harga BNBR mulai terjadi sejak 9 Agustus 2022, saham tersebut naik dari level Rp 50 menjadi Rp 52. Kenaikan terus berlanjut hingga mencatatkan ARA maksimal 10% dalam lima hari transaksi di BEI.

Baca juga: GOTO Umumkan Transaksi Afiliasi Terbaru, Ada Kaitannya dengan TBS Energi (TOBA)

BEI sebelumnya menetapkan ARA saham BNBR maksimal 10% karena dipengaruhi oleh pemberian notasi khusus terhadap saham BNBR sejak 31 Mei 2022. Notasi khusus ini berupa efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus, sehingga besaran kenaikan harga BNBR dibatasi.

Dengan kenaikan ke level Rp 77, maka terhitung sejak akhir tahun lalu, harga BNBR telah melesat 54%.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com