Menu
Sign in
@ Contact
Search
Seorang pengunjung memperhatikan pergerakan indeks di BEI, Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Seorang pengunjung memperhatikan pergerakan indeks di BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Ajaib Sekuritas: IHSG Bergerak Mixed, Simak Target Harga TLKM, TOBA, ADHI dan ADRO

Jumat, 19 Agustus 2022 | 08:46 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Ajaib Sekuritas memprediksi IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas pada perdagangan Jumat (19/8/2022). IHSG diperkirakan akan bergerak dalam level 7.105 - 7.227. Simak target harga TLKM, TOBA, ADHI, ADRO.

Ajaib Sekuritas menjelaskan, dalam Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun 2023, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional diprediksi berada pada angka 5,3% pada Tahun 2023. Sementara itu, angka inflasi akan tetap dijaga pada kisaran 3,3%.

Kebijakan APBN akan tetap diarahkan untuk mengantisipasi tekanan inflasi dari eksternal, terutama inflasi energi dan pangan. Dari sisi nilai tukar, Rupiah diperkirakan bergerak di sekitar Rp14.750 per dolar AS dan rata-rata suku bunga Surat Utang Negara 10 tahun diprediksi pada level 7,85%.

Baca juga: BRI Danareka Sekuritas: IHSG masih Mixed, Cermati ELSA, ESSA, dan JPFA

Dari mancanegara, Ajaib Sekuritas menyebut, jumlah orang Amerika Serikat yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran (Initial Jobless Claims) turun pada pekan lalu menjadi 250 ribu jauh di bawah data pekan sebelumnya serta ekspektasi sebesar 265 ribu.

Sementara itu, investor memantau perkembangan di kawasan Asia, di mana media massa milik pemerintah Tiongkok mengabarkan bahwa pemerintah daerah diizinkan mengeluarkan surat utang senilai lebih dari US$229 miliar untuk mendanai investasi infrastruktur dan menambal defisit anggaran demi untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga: Reliance Sekuritas: IHSG Mixed, Saham-saham Ini Berpotensi Naik

Saham-saham pilihan Ajaib Sekuritas:

TLKM

Buy: 4.550

TP: 4.650

Stop loss: <4.480

Secara teknikal TLKM dalam momentum melanjutkan penguatan dalam trend bullish jangka pendek sejalan dengan pembentukan bullish engulfing candle serta golden cross oscillator di area oversold.

TLKM menunjukkan peluang pertumbuhan kinerja keuangan yang lebih kuat dalam beberapa kuartal mendatang. Hal ini didukung oleh sejumlah faktor, termasuk raihan kinerja keuangan Semester I-2022, yang sesuai ekspektasi, didukung oleh pengembangan data center skala hyper. Fase pertama data center telah dituntaskan dengan kapasitas 22,5 MW. pengembangan fase kedua dan ketiga dengan kapasitas 75 MW. Ekspansi fase 2 dan 3 ditargetkan tuntas akhir 2023.

TOBA

Buy: 850

TP: 875

Stop loss: <825

Secara teknikal pergerakan harga masih cukup kuat diatas pergerakan MA-20 dan MA-50 hari melanjutkan pembentukan bullish engulfing candle pada perdagangan terakhir dengan volume yang menguat signifikan melebihi rata-rata volume 20 hari serta penguatan indikator oscillator area oversold.

TOBA mulai fokus dalam industri kendaraan listrik, Anak usaha GOTO yakni PT Rekan Anak Bangsa (RAB) menjual aset sepeda motor listrik beserta perlengkapan baterai dan merek dagang kepada PT Energi Kreasi Bersama (EKB) senilai Rp 23,6 miliar. EKB dipegang oleh PT Karya Baru TBS yang merupakan anak usaha dari PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 19 Agustus dan Target Harganya

ADHI

Buy: 815

TP: 840

Stop loss: <795

Secara teknikal ADHI berhasil breakout dan bertahan di atas MA-20 dan MA-100 didukung oleh volume yang menguat signifikan melebihi rata-rata volume 20 hari serta indikator momentum yang masih dalam area positif.

ADHI hingga Juni telah meraih kontrak baru sebesar Rp12,2 triliun. Jumlah ini naik hingga 82% secara tahunan. Kontribusi perolehan kontrak baru dari lini bisnis konstruksi, yakni sebesar 85%. Kemudian, lini bisnis properti sebesar 6%, dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.

ADRO

Buy: 3.250

TP: 3.350

Stop loss: <3.180

ADRO berpotensi melanjutkan pola pembentukan morning star candle pada perdagangan terakhir didukung oleh penguatan volume, indikator momentum, serta stochastic oscillator pada area netral.  ADRO mencatatkan kinerja positif di Semester I-2022. Dengan berhasil memproduksi batu bara sebesar 28 juta, naik sebesar 6% secara tahunan.

Saat ini, ADRO masih mempertahankan target produksi tahun penuh 2022 pada kisaran 58–60 juta ton. Hingga Semester I-2022, penjualan batu bara ADRO naik 7%, menjadi 27,49 juta ton.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com