Menu
Sign in
@ Contact
Search
Layar menampilkan emiten dengan harga yang turun di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Rabu (15/4/2020). BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Layar menampilkan emiten dengan harga yang turun di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Rabu (15/4/2020). BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Ini Penopang IHSG Masih di Tren Laju Positif…

Jumat, 19 Agustus 2022 | 12:31 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Jelang akhir pekan, IHSG Sesi I ditutup berada pada zona hijau. IHSG menguat sebesar 0,17% ke level 7.198 pada perdagangan sesi I, Jumat (19/8/2022). Bahkan IHSG sempat menembus level 7.200 pada sesi I. Hal ini menunjukan IHSG masih di tren laju positif. Apa penopangnya?

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG masih di tren laju positif ditengah kekhawatiran laju inflasi domestik yang diprediksi inflasi dapat tembus di kisaran kisaran 4,4%-4,8% (year on year/yoy) atau di atas dari target asumsi makro dalam APBN 2022 yang kisaran 3 plus minus 1%. “Pasar berharap Pemerintah dan Bank Indonesia ada sinergi sehingga mampu mengendalikan laju inflasi domestic,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Jumat (19/8/2022).

Baca juga: Ini Deretan Saham Bikin Investor Sumringah Jelang Akhir Pekan, Diantaranya TOYS dan MEDS

Sementara itu, Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, neraca pembayaran Indonesia di Kuartal II-2022 tercatat surplus. Bank Indonesia dalam rilisnya surplus US$ 2,4 miliar, setelah mengalami defisit US$ 1,8 miliar pada kuartal sebelumnya. “Dengan surplus nercaya pembayaran tentunya ini akan mampu menjaga ketahan eksternal,” tambah Pilarmas Investindo Sekuritas.

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, IHSG menguat sementara bursa regional Asia cenderung bergerak mixed disaat pasar masih di selimuti akan kenaikan suku bunga acuan The Fed hal ini seiring dengan sikap petinggi The Fed,  Presiden Bank Sentral AS area St Louis  yang mendukung kenaikan suku bunga acuan. Di sisi lain lembaga private Goldman Sachs Group dan Nomura Holdings  memprediksi perekonomian Tiongkok akan mengalami penuruan di tahun ini dari 3,3% menjadi 3%.

Baca juga: IHSG Gagal Bertahan di Zona 7.200 pada Penutupan Sesi I 

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan dua saham pilihan untuk sesi II. Keduanya adalah ADRO yang direkomendasikan buy dengan support dan resistance di level 3.190-3.340. Serta, PER: 4,54x dan PBV: 1,39x. “Selain itu, PGAS. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 1.660-1.750. Dengan PER: 6,05x dan PBV: 0,82x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com