Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrastrasi Emas - Logam Mulia (Antara)

Ilustrastrasi Emas - Logam Mulia (Antara)

Harga Emas Antam Turun Rp 1.000 Jadi Rp 971.000 Per Gram 

Senin, 22 Agustus 2022 | 08:45 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 1.000 per gram pada Senin (22/8/2022). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam kini berada di Rp 971.000, dari harga yang dicetak pada Minggu (21/8/2022) yang berada di level Rp 972.000 per gram.

Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 837.000 per gram. Harga tersebut stagnan jika dibandingkan dengan harga buyback pada Minggu kemarin yang ada di Rp 837.000 per gram.

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan belum termasuk pajak:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 535.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 971.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 4.630.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 9.205.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 22.887.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 45.695.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 91.312.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 228.015.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 455.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 911.600.000

Baca juga: Rilis Data Pengangguran AS Menekan Pergerakan Emas

Harga emas masih nampak melemah di awal hari Senin (22/8/2022), terbebani oleh sentimen pasar yang mengekspektasikan kenaikan suku bunga acuan The Fed di bulan September mendatang.

Berdasarkan riset MIFX, Senin (22/8/2022) pelaku pasar masih berspekulasi akan kenaikan sebesar 0.50% untuk bulan September mendatang, setelah beberapa pejabat The Fed menyuarakan dukungan mereka terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga yang agresif kembali untuk pertemuan selanjutnya. Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran mereka bahwa turunnya inflasi di AS masih bersifat sementara akibat kebijakan kenaikan suku bunga agresif The Fed pada 2 bulan terakhir.

Sementara gubernur The Fed, Jerome Powell, sempat berpendapat bahwa The Fed tidak akan mengambil langkah agresif kembali pada pertemuan-pertemuan di tahun 2022 ini, sebagai sikap hati-hati karena kenaikan suku bunga agresif secara terus menerus dapat berbalik berimbas negatif bagi ekonomi.

Pelaku pasar sangat menantikan pidato dari Powell selanjutnya yang akan dilaksanakan pada simposium Jackson Hole AS di pekan ini. Jika Powell memberikan indikasi menyetujui kenaikan suku bunga di atas 0.25%, harga emas berpeluang tertekan kembali. Minimnya data ekonomi AS malam ini mendorong harga emas berpeluang bergerak searah sentimen pasar.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com