Menu
Sign in
@ Contact
Search
Teknisi merawat menara jaringan telekomunikasi XL Axiata. (IST)

Teknisi merawat menara jaringan telekomunikasi XL Axiata. (IST)

Ruang Kenaikan Harga Paket Data Terbuka, Saham EXCL Siap Menuju Level Baru

Kamis, 25 Agustus 2022 | 09:00 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT XL Axiata Tbk (EXCL) masih memiliki pertumbuhan lebih pesat dalam beberapa kuartal mendatang setidaknya hingga penghujung 2022, meski laba bersih semester I-2022 turun. Pertumbuhan didukung terbukanya ruang bagi perseroan untuk menaikkan harga jual paket data telekomunikasi. Pertumbuhan juga sudah terlihat dari performa kuartal I terhadap kuartal II-2022.

Baca juga: XL Axiata (EXCL) Raup Laba Rp 615 Miliar di Semester I, Ini Rinciannya

Analis Trimegah Sekuritas Richardson Raymond mengatakan, memasuki semester II-2022, XL masih memiliki momentum positif. Di antaranya, perseroan telah menaikkan harga jual paket data XL Combo Flex sejak Juni 2022 dan manajemen membuka peluang kenaikan harga jual paket data dalam beberapa bulan mendatang, karena ruang untuk menaikkan harga masih terbuka.

“Kami meyakini bahwa berlanjutnya kenaikan harga jual paket data akan berdampak positif terhadap performa kinerja perseroan dalam beberapa kuartal mendatang. Kenaikan juga bakal berimbas setidaknya terhadap margin EBITDA sebanyak 50% tahun ini,” tulisnya dalam riset terbaru.

Terkait performa perseroan hingga Juni 2022, Richardson mengatakan, dilihat secara kuartal terjadi perbaikan pada kuartal II-2022. Bahkan, performa perseroan melampaui kinerja industri setelah XL menaikkan harga jual paket data telekomunikasi mulai Maret 2022. Hal ini membuat total pendapatan eprseroan naik 8,8% menjadi Rp 7,3 triliun pada kuartal II, dibandingkan kuartal I-2022.

Tidak hanya itu, dia mengatakan, margin EBITDA perseroan naik menjadi 48,6% pada kuartal II, dibandingkan kuartal I-2022 sekitar 47,1%. EBITDA dilaporkan tumbuh solid 12,2% menjadi Rp 6,7 triliun pada kuartal II-2022. Realisasi EBITDA tersebut setara dengan 47% dari target Trimegah dan konsensus analis.

XL membukukan peningkatan pendapatan sebesar 8,5% menjadi Rp 14,07 triliun hingga Juni 2022, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 12,97 triliun. Meski demikian, laba bersih turun 14,1% dari Rp 716 miliar menjadi Rp 615 miliar. Enurunan laba dipicu atas peningkatan biaya operasional lebih tinggi, dibandingkan pendapatan.

Berbagai faktor tersebut mendorong Trimegah Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham EXCL dengan target harga Rp 3.400 per saha. Target juga merefleksikan perkiraan kenaikan laba bersih perseroan dari Rp 1,55 triliun menjadi Rp 2,10 triliun. Perkiraan pendapatan direvisi naik dari Rp 28,25 triliun menjadi Rp 30,13 triliun.

Baca juga: XL Axiata (EXCL) Ungkap Rincian Rencana Rights Issue, Jumbo Nih?

Pandangan positif terhadap XL juga diberikan tim riset CGS CIMB Sekuritas. Menurut mereka, performa terbaik XL segera datang. Hal ini ditunjukkan lonjakan EPS inti perseroan pada kuartal II-2022, dibandingkan dengan kuartal I-2021. Lonjakan ARPU dan imbal hasil penjualan data telekomunikasi setelah dilakukan kenaikan harga jual data.

Hal ini mendorong CGS CIMB Sekuritas mempertahankan rekomendasi add saham EXCL Dengan target harga Rp 3.650. Target harga tersebut juga mempertimbangkan potensi kenaikan laba bersih perseroan dari Rp 1,28 triliun menjadi Rp 1,48 triliun. Pendapatan bersih juga diharapkan meningkat dari Rp 26,76 triliun menjadi Rp 28,30 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com