Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Sentul City Tbk (BKSL). (Foto: Perseroan)

PT Sentul City Tbk (BKSL). (Foto: Perseroan)

Sentul City (BKSL) Gelar Rights Issue Jumbo Rp 5 Triliun

Jumat, 26 Aug 2022 | 08:15 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Sentul City Tbk (BKSL) akan melakukan penambahan modal lewat penawaran umum terbatas (PUT) V dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak 100.625.341.623 saham seri D dengan nilai nominal Rp 50 per saham.

Harga pelaksanaan rights issue ini ialah Rp 50 setiap saham sehingga jumlah keseluruhannya mencapai Rp 5,03 triliun.

Dalam prospektus perseroan, dikutip Jumat (26/8/2022), dijelaskan bahwa setiap pemegang dua saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal 6 Oktober 2022 pukul 16.00 WIB mempunyai tiga HMETD. Setiap satu HMETD berhak untuk membeli satu saham baru yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp 50 setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Baca juga: Taksi Online Airasia Siap Meluncur di Indonesia, Pengemudinya Bakal Digaji Rp 10 Juta?

Advertisement

Manajemen BKSL juga menjelaskan jika saham-saham yang ditawarkan dalam PUT V ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang telah melakukan pemesanan lebih besar dari haknya sebagaimana tercantum dalam daftar pemegang HMETD, secara proposional berdasarkan atas jumlah HMETD yang dilaksanakan.

Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, PT Sakti Generasi Perdana, selaku pembeli siaga, telah sepakat untuk mengambil bagian sisa saham yang tidak diambil bagian oleh para pemegang saham sebanyak-banyaknya sebesar 47.617.785.504 saham atau setara dengan sekitar 47,32% dari sisa saham, dengan harga yang sama dengan harga pelaksanaan PUT V perseroan, yaitu sebesar Rp 50 setiap saham atau dengan nilai keseluruhan sebesar Rp 2,38 triliun.

Pemegang saham utama perseroan, PT Sakti Generasi Perdana berencana untuk melaksanakan HMETD yang dimilikinya sebanyak 53.007.556.119 saham atau setara dengan sekitar 52,68% dari jumlah penawaran, dengan harga pelaksanaan Rp 50 per saham atau dengan nilai keseluruhan sebesar Rp 2,65 triliun.

Dalam rangka pelaksanaan PUT V, para pemegang saham perseroan telah menyetujui rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) tanggal 1 April 2022 dengan hasil keputusan menyetujui penambahan modal ditempatkan dan disetor perseroan melalui PUT V.

Saham hasil pelaksanaan HMETD yang ditawarkan melalui PUT V ini seluruhnya merupakan saham yang dikeluarkan dari saham portepel dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengingat bahwa jumlah saham baru yang diterbitkan adalah sebanyak 100.625.341.623 saham setelah pelaksanaan PUT V, maka pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya mengalami penurunan presentase kepemilikan (dilusi) maksimal sebesar 60% setelah pelaksanaan PUT V.

Seluruh dana hasil PUT V, setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan oleh perseroan sekitar 18,41% akan digunakan oleh perseroan untuk membayar utang; sekitar 0,87% akan digunakan untuk penambahan penyertaan modal kepada PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC) yang selanjutnya akan digunakan oleh PT Sukaputra Graha Cemerlang untuk pembayaran utang kepada Queen Bridge Investment Ltd sehubungan dengan aktivitas operasional; sekitar 76,34% akan digunakan untuk melakukan ekspansi dan pengembangan usaha perseroan melalui pembelian tambahan landbank baru yang strategis dan akan dapat memberikan nilai tambah bagi perseroan dan dapat bersinergi dengan pengembangan usaha perseroan, melalui akuisisi tanah/landbank secara langsung dari masyarakat pemilik lahan; sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan yaitu pengembangan proyek, biaya pemasaran, biaya operasional, pajak dan kegiatan operasional lainnya.

Baca juga: Penjualan Melesat, Alam Sutera (ASRI) Berbalik Laba 

Pada saat prospektus diterbitkan, perseroan sedang melakukan penjajakan potensi-potensi target landbank/lahan yang akan diakusisi oleh perseroan dari warga masyarakat pemilik lahan yang berlokasi di sekitar kawasan Sentul City yang akan menjadi bagian dari pengembangan besar kota mandiri Sentul City di masa mendatang. Pihak penjual akan berasal dari masyarakat yang jumlahnya sangat banyak dan dapat mencapai ribuan orang sehingga perseroan belum dapat memastikan perincian dari satu persatu nama pihak penjual dalam transaksi jual beli lahan nantinya.

Berikut jadwal sementara rights issue Sentul City:

Sumber: Perseroan

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com