Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pengunjung memantau pergerakan harga saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung memantau pergerakan harga saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Ajaib Sekuritas: IHSG Bergerak Mixed, Cermati BMTR dan Tiga Saham Lainnya

Jumat, 26 Agustus 2022 | 08:35 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Ajaib Sekuritas memprediksi IHSG bergerak mixed pada perdagangan Jumat (26/8/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak di kisaran 7.115 - 7.215. Cermati BMTR dan tiga saham lainnya.

Ajaib Sekuritas menjelaskan, industri perbankan mencatatkan outstanding kredit per Juli 2022 mencapai Rp 6.143,7 triliun atau meningkat 10,5% year on year (YoY). Pencapaian tersebut  didorong dari kredit konsumsi dan kredit modal kerja yang mengalami pertumbuhan lebih tinggi. Sementara itu, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan komitmen investasi Korea Selatan senilai US$ 6,72 miliar di Indonesia atau sebesar Rp100 triliun.

Dalam komitmen investasi tersebut, terdapat komitmen penambahan investasi senilai US$3,5 miliar dari Pohang Iron and Steel Company (Posco) yang berencana memproduksi baja untuk industri otomotif dalam negeri.

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 26 Agustus dan Target Harganya

Dari mancanegara, Ajaib Sekuritas  menambahkan, estimasi kedua untuk PDB Amerika Serikat (AS) direvisi naik dari perkiraan kontraksi 0,9% menjadi 0,6%. Capaian tersebut didorong oleh data penjualan ritel yang masih solid pada bulan Mei dan bertahan hingga Juni dan Juli. Produksi industri melesat ke rekor tertinggi di bulan Juli bersamaan juga dengan pasar tenaga kerja yang terus menghasilkan pekerjaan dengan cepat.

Di Asia, Bank of Korea (BOK) menaikkan suku bunga acuan 7-Day Repurchase Rate sebesar 25 bps menjadi 2,5%. Hal ini dilakukan untuk mengendalikan kebalikan harga-harga dan memberi dukungan pada nilai tukar mata uang Won serta menopang pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: BNI Sekuritas: IHSG Berpeluang Rebound, Simak Empat Saham Pilihan Jelang Akhir Pekan

Saham-saham pilihan Ajaib Sekuritas:

BMTR

Buy: 368

TP: 380

Stop loss: <358

Secara teknikal BMTR dalam fase konsolidasi dengan scenario pembentukan symmetrical triangle patterns, didukung oleh peningkatan dari indikator volume serta golden cross stochastic oscillator.

BMTR dikabarkan akan merger dengan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), Di struktur saat ini BMTR memiliki 46,3% saham MNC dan juga di IPTV. Setelah merger, BMTR akan memiliki langsung 4 FTA (free to air), MSIN, dan IPTV. Sepanjang kuartal I-2022, Top line tercatat tumbuh 6% YoY menjadi Rp3,40 triliun. Di samping itu laba periode berjalan juga melesat sebesar 60% YoY menjadi Rp633,63 miliar.

CPRO

Buy: 67

TP: 70

Stop loss: <65

Secara teknikal pergerakan harga masih cukup kuat diatas pergerakan Rata-rata Ma (50) hari melanjutkan pembentukan bullish hammer candle pada perdagangan terakhir disusul volume yang menguat signifikan melebihi avg volume 20-hari serta penguatan indikator oscillator area oversold.

CPRO mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan sepanjang semester I-2022. Produsen produk pakan ini mengantongi laba Rp191,07 miliarnaik hingga 260% dari periode yang sama sebelumnya sebesar Rp53,03 miliar. Penjualan bersih perseroan juga naik sebesar 2,56% YoY menjadi Rp4,05 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 3,95 triliun. Penjualan produk pakan menjadi kontributor utama kenaikan penjualan perseroan dengan menyumbang sebesar Rp3,35 triliun.

Baca juga: Profit Taking bakal Berlanjut, Cek Rekomendasi MEDC, PGAS, BBCA, EXCL, LSIP

SCMA

Buy: 230

TP: 240

Stop loss: <226          

SCMA berpotensi bullish reversal trend dengan pembentukan long lower shadow candle pada perdagangan terakhir disertai penguatan indikator oscillator meninggalkan area oversold.

SCMA mulai memulihkan pangsa pemirsa (prime time audience) televisi dengan posisi teratas mencapai 40% pada Juli 2022. Peningkatan tersebut membalikkan posisi pada semester I-2022. Secara relatif dalam 5 tahun terakhir masih dalam kategori undervalue, SCMA diperdagangkan pada (11.6x P/e < -1std)

DOID

Buy: 380

TP: 392

Stop loss: <370

Secara teknikal pergerakan DOID masih cukup kuat diatas pergerakan Rata-rata Ma (20-50) hari disusul volume yang menguat signifikan melebihi avg volume 20-hari serta pembentukan bullish divergensi indikator oscillator.

DOID berhasil meningkatkan kinerjanya sepanjang semester I-2022. laba bersih tercatat senilai US$5,65 juta. Kondisi ini membalikkan keadaan dimana DOID mengalami kerugian bersih senilai US$32,70 juta di periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba bersih ini sejalan dengan kenaikan topline. DOID membukukan pendapatan senilai US$722,87 juta atau tumbuh 107,16% YoY.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com