Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT WIR Asia Tbk (WIRG) atau WIR Group berkolaborasi dengan PT DCI Indonesia Tbk (DCII), menandai kesiapan Indonesia memasuki dunia metaverse. (Foto: Ist)

PT WIR Asia Tbk (WIRG) atau WIR Group berkolaborasi dengan PT DCI Indonesia Tbk (DCII), menandai kesiapan Indonesia memasuki dunia metaverse. (Foto: Ist)

WIR Asia (WIRG) ‘Mesra’ sama DCI Indonesia (DCII), Ada Apa?

Kamis, 1 Sep 2022 | 09:18 WIB
Zsazya Senorita (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT WIR Asia Tbk (WIRG) atau WIR Group berkolaborasi dengan PT DCI Indonesia Tbk (DCII), menandai kesiapan Indonesia memasuki dunia metaverse. Kerja sama ini sekaligus menunjukkan bahwa perlindungan dan keamanan data merupakan salah satu prioritas dalam pengembangan metaverse di Indonesia.

WIRG merupakan perusahaan teknologi berbasis augmented reality (AR), virtual reality (VR), dan artificial intelligence (AI) yang telah mendapat lima paten global untuk AR yang teregistrasi pada Patent Cooperation Treaty (PCT). Sedangkan DCII adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri penyedia jasa data center colocation.

Baca juga: Dahsyat! Laba per Saham Rp 226, Namun Harga Saham BUMI Baru Rp 168

Kerja sama kedua perusahaan besutan anak bangsa ini ditandai dengan penandatanganan master service agreement oleh Executive Chairman & Co Founder WIR Group Daniel Surya dengan CEO DCI Indonesia Otto Toto Sugiri di Bali saat gelaran Nexticorn berlangsung.

Advertisement

“Kerja sama ini merupakan langkah strategis terkait implementasi teknologi metaverse yang memerlukan dukungan infrastruktur data center yang aman, handal, stabil, dan zero downtime,” ujar Toto melalui keterangan resmi pada Rabu (31/8/2022).

Toto Sugiri menjelaskan, data center atau pusat data adalah bangunan yang digunakan untuk menyimpan banyak server. Salah satu fungsi data center adalah menampung traffic website atau aplikasi web supaya lancar. Untuk mencapai hal ini, pemilik website harus memilih data center terbaik.

“Kerja sama WIR Group dan DCII nantinya akan memastikan adanya perlindungan privasi dan keamanan data user yang memasuki dunia metaverse. Perlindungan keamanan ini juga telah dimanifestasikan dalam Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang dapat menjadi dasar hukum perlindungan bagi masyarakat dalam penggunaan metaverse nantinya,” terang Daniel.

Dia menegaskan, kredibilitas perusahaan data center menjadi pertimbangan karena keamanan dan ketersediaan server di dunia digital telah menjadi prioritas utama bagi WIR Group, khususnya perlindungan infrastruktur informasi penting dari ancaman eksternal.

Baca juga: Tak Kira-kira, Laba Bersih Bumi Resources (BUMI) Melambung 8.771%

Nantinya, kerja sama dengan data center besutan lokal Ini memungkinkan WIR Group untuk membangun metadata universe yang akan memudahkan hambatan untuk berinteraksi dalam satu dunia dengan aman dan tanpa hambatan. Metadata sendiri adalah informasi mengenai data dan sangat penting karena nantinya akan digunakan untuk mengidentifikasi data yang sangat aktif berinteraksi.

“Kami di WIR Group akan sentiasa berupaya mengembangkan dan terus menyempurnakan dan mengembangkan metaverse Indonesia, baik platform, aplikasi, infrastruktur, maupun keamanan bagi pengguna metaverse di Indonesia,” pungkas Daniel.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com