Menu
Sign in
@ Contact
Search
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Suasana main hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Lewat Surat Utang, 71 Emiten Serok Dana Rp 121,03 T

Sabtu, 3 September 2022 | 09:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Sepanjang 2022, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan, sebanyak 71 emiten berhasil menyerok dana sebesar Rp 121,03 triliun melalui penerbitan 97 obligasi dan sukuk hingga 2 September 2022. Dengan emisi surat utang tersebut, maka total obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI mencapai 516 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 463,98 triliun dan US$ 47,5 juta, yang diterbitkan oleh 125 emiten.

Sedangkan Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 168 seri dengan nilai Rp 4.982,47 triliun dan US$ 236,08 juta. Sementara Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 3,98 triliun.

Baca juga: Sepanjang 2022, BEI Sebut Pertumbuhan Investor Baru Capai 26,7%

Jumlah tersebut bertambah setelah BEI mencatatkan lima obligasi serta satu sukuk pada pekan ini. Pada 29 Agustus 2022, tercatat ada dua obligasi, yaitu PT Astra Sedaya Finance menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2022 dengan nilai nominal sebesar Rp 900 miliar. PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) memberikan peringkat AAA(idn) (Triple A) untuk obligasi ini dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak menjadi wali amanat.

Kemudian, PT Sinar Mas Multiartha Tbk. menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap II Tahun 2022 dengan nilai nominal sebesar Rp 1,84 triliun. Hasil pemeringkatan dari PT Kredit Rating Indonesia untuk obligasi ini adalah irAA (Double A) dan PT Bank KB Bukopin Tbk. bertindak sebagai wali amanat.

Selanjutnya pada 2 September 2022, tercatat tiga obligasi dan satu sukuk resmi dicatatkan di BEI. PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap III Tahun 2022 dengan nilai nominal sebesar Rp1,05 triliun. Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk obligasi ini adalah idA (Single A) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.

Baca juga: Ini Penjelasan BEI Soal Delisting Northcliff Citranusa (SKYB)

PT XL Axiata Tbk. menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II XL Axiata Tahap I Tahun 2022 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III XL Axiata Tahap I Tahun 2022 dengan nilai obligasi dan sukuk masing-masing sebesar Rp 1,5 triliun. Fitch menetapkan peringkat untuk obligasi dan sukuk adalah AAA(idn) (Triple A). PT Bank Mega Tbk. bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.

Selanjutnya, PT Merdeka Copper Gold Tbk. menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2022 dengan nominal obligasi senilai Rp 4 triliun. PEFINDO menyematkan peringkat idA+ (Single A Plus) bagi obligasi ini dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com