Menu
Sign in
@ Contact
Search
RS Mitra Keluarga. Foto: EMRAL

RS Mitra Keluarga. Foto: EMRAL

Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) Catatkan Pendapatan Rp 980 M

Senin, 12 Sep 2022 | 16:00 WIB
Yunia Rusmalina (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) catatkan pendapatan sebesar Rp 980 miliar pada semester I-2022. 

Investor Relations Manager Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) Aditya Widjaja menjelaskan sejalan dengan berlanjutnya pemulihan volume pasien non-Covid-19, MIKA membukukan pendapatan dan EBITDA  pada semester I-2022 sebesar Rp 980 miliar dan Rp399,3 miliar.

Dengan mempertimbangkan situasi di tahun 2022 dimana kasus Covid-19 relatif sedikit dan memasuki bulan Ramadhan disertai dengan libur panjang Hari Raya Idul Fitri yang secara histori menjadi masa terendah untuk industri Rumah Sakit, kinerja semester I-2022  ini dinilai sebagai pencapaian yang cukup baik tanpa adanya penurunan yang signifikan.

Dengan volume pasien rawat Inap, serta hari rawat inap masih melanjutkan pertumbuhannya sebesar 9,6% dan 1% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun volume rawat jalan mengalami sedikit penurunan sebesar 2,2% dibandingkan pada tahun 2021.

Advertisement

“Penurunan tersebut kami nilai cukup baik jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019 periode normal sebelum Covid-19 dimana terjadi penurunan sebesar 5,8% ,ketika ada libur panjang Hari Raya Idul Fitri,” ungkapnya dalam hari pertama Public Expose Live 2022, Senin(12/09/2022).

Baca juga: Mitra Keluarga (MIKA) Tebar Dividen Rp 36 per Saham, Berikut Jadwalnya

Selain itu, normalisasi pasca Covid-19 dan penyesuaian pendapatan dikarenakan aturan tarif Covid-19 terbaru yang berlaku dari Januari 2022 dan seterusnya, mengakibatkan penurunan intensitas pendapatan.

Secara rinci,rata-rata pendapatan per hari rawat inap di semester I-2022 menjadi Rp3,7 juta dibandingkan semester I-2021 sebesar Rp 4,1 juta. Angka tersebut  mengalami penurunan sebesar 9,7%.Penurunan pendapatan rata-rata rawat jalan di semester I-2022 juga  mengalami penurunan menjadi Rp 525 ribu dibandingkan sebelumnya sebesar Rp 592 ribu, mengalami penurunan sebesar 11.2%.

Disisi lain, pendapatan pada semester I-2022  sebesar Rp980 miliar mencerminkan penurunan pendapatan sebesar 17,4% yoy, dikarenakan menurunnya intensitas pendapatan akibat penurunan jumlah kasus dan tarif Covid-19 yang ditangani dibandingkan 2021.

Aditya menambahkan kasus Covid-19 di semester I-2022  berkontribusi sebesar 2,5% dari pendapatan, jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 37% dari pendapatan.Intensitas pendapatan yang lebih rendah dikarenakan kasus Covid-19 yang lebih sedikit pada 2022 dibandingkan dengan 2021 mengakibatkan terjadinya kontraksi Margin Laba Bruto dan Margin EBITDA, masing-masing dari 52,8% menjadi 52,2%, dan dari 41,0% menjadi 40,7%.

Baca juga: Mitra Keluarga (MIKA) Akan Buyback 200 Juta Saham

Dengan total beban gaji meningkat, melonjak dari Rp 194,8 miliar  menjadi Rp 197,4 miliar per Juni 2022, meningkat 1,3% yoy. Total beban usaha mengalami penurunan dari Rp 212,2 miliar di semester I-2021 menjadi Rp193,9 miliar di semester I-2022, turun 11,8% yoy.

Selain itu,laba bersih sebesar Rp 281,4 miliar dibukukan untuk  semester I-2022, mencerminkan marjin Laba Bersih sebesar 28,7%, angka tersebut  turun dari 28,5% yang tercatat di semester I-2021. Per 30 Juni 2022, Perseroan mempertahankan posisi kas bersih sebesar Rp1,89 triliun.

Pada 2022, perseroan menganggarkan capex sebesar Rp 750 miliar, dan telah membelanjakan Rp 300,5 miliar untuk belanja modal dan Rp 348,6 miliar untuk  program pembelian kembali sahamnya, yang mewakili total 160,2 juta saham yang telah dibeli kembali selama enam bulan pertama tahun 2022.

“MIKA akan melakukan beberapa strategi  untuk menunjang pertumbuhan dengan menambah kapasitas, baik melalui rencana perluasan rumah sakit greenfield dan brownfield,” tuturnya.

Baca juga: Chandra Asri (TPIA), Medco (MEDC), Mitra Keluarga (MIKA) Jadi Jawara LQ45

Sebelumnya, MIKA telah membuka rumah sakit ke-27, Mitra Keluarga Deltamas pada 1 Juli 2022. Selanjutnya Mitra Keluarga akan membuka rumah sakit ke-28 dan 29 masing-masing pada November 2022 dan Januari 2023 yang berlokasi di Pamulang, Kota Tangerang Selatan dan Slawi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Dengan kapasitas maksimum gabungan dari ketiga rumah sakit ini akan menjadi 400 tempat tidur, untuk tahap awalnya akan dibuka sebanyak 120-150 tempat tidur.

Selain itu, MIKA telah meningkatkan kapasitas tempat tidur di rumah sakit yang ada. Total tempat tidur operasional di semester I-2022 sebanyak 3.343, meningkat 3,0% yoy.

“Peluang M&A tetap menjadi salah satu strategi pertumbuhan perseroan. Mitra Keluarga akan terus berkomitmen untuk meningkatkan intensitas pendapatan melalui penerapan medis yang lebih kompleks dan terkini,”tuturnya.

Seperti pusat radioterapi yang berlokasi di Mitra Keluarga Bekasi Timur, sport injury clinic di Mitra Keluarga Cibubur,  yang akan diproyeksikan akan beroperasi pada Agustus- September 2022, dan Mitra Keluarga memulai pembangunan Pusat Radioterapi kedua yang berlokasi di Mitra Keluarga Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur pada bulan Juni 2022.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com