Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi Harga minyak
Sumber: Antara

Ilustrasi Harga minyak Sumber: Antara

Minyak Terkoreksi Naik Tipis Didukung Beberapa Sentimen Positif

Jumat, 16 September 2022 | 11:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Tim Research and Development ICDX mengatakan, setelah ditutup melemah sebesar lebih dari 4% pada penutupan kemarin, harga minyak pada penutupan pekan pagi ini terpantau terkoreksi naik tipis. Hal ini didukung oleh beberapa sentimen positif antara lain sinyal pesimisme akan kesepakatan nuklir Iran, indikator positif ekonomi Tiongkok, dan potensi peningkatan tensi antara negara Barat dengan Rusia dan Tiongkok.

Tim Research and Development ICDX menjelaskan, kesepakatan nuklir Iran dengan kekuatan dunia tidak mungkin diperbarui segera, atau bahkan tidak sama sekali, ungkap pernyataan dari Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz pada hari Kamis. Pernyataan itu semakin menguatkan keraguan dari para pemimpin Eropa sebelumnya akan kesediaan Iran untuk menghidupkan kembali pakta tersebut.

Baca juga: Minyak Merosot Lebih dari 3%

“Terlebih dengan langkah terbaru Iran yang bergabung dengan Organisasi Kerjasama Shanghai yang dipimpin oleh Tiongkok dan Rusia, dimana hal tersebut berpotensi memicu sanksi lebih lanjut dari AS terhadap Iran, yang sekaligus mengindikasikan kemungkinan barel Iran untuk kembali ke pasar minyak global menjadi turut terhambat,” tulis Tim Research and Development ICDX dalam risetnya, Jumat (16/9/2022).

Dari Tiongkok, Tim Research and Development ICDX menyebut, data indikator ekonomi terbaru yang dirilis menunjukkan bahwa output pabrik dan pertumbuhan penjualan ritel untuk bulan Agustus di negara raksasa ekonomi terbesar kedua dunia itu lebih baik dari yang diperkirakan. Data positif tersebut meningkatkan optimisme akan prospek pemulihan ekonomi Tiongkok, termasuk permintaan untuk komoditas energi. Tntuk sisa tahun ini, yang mengalami tekanan dari efek pembatasan Covid, gelombang panas, dan kemerosotan di sektor properti.

Baca juga: Minyak Naik 1% Terdorong Ekspektasi Peralihan Bahan Bakar

Tim Research and Development ICDX menambahkan, turut mendukung pergerakan harga minyak, angkatan laut Rusia dan Tiongkok mengadakan patroli bersama di Samudra Pasifik sebagai bentuk penguatan kerjasama antara kedua negara tersebut, ungkap kementerian pertahanan Rusia pada hari Kamis.  

“Perkembangan hubungan geopolitik tersebut berpotensi memicu ketegangan lebih lanjut dengan negara Barat dan sekutunya, yang saat ini tengah mengupayakan embargo terhadap Rusia terkait konflik Ukraina,” tambah Tim Research and Development ICDX.

Baca juga: Berbagai Sentimen Negatif Turut Membebani Harga Minyak

Sementara itu, lanjut Tim Research and Development ICDX, Presiden Bank Dunia David Malpass pada hari Kamis mengatakan bahwa dunia saat ini sedang menuju resesi global, yang dipicu oleh bank sentral di seluruh dunia secara bersamaan menaikkan suku bunga untuk meredam lonjakan inflasi. Malpass juga memperingatkan situasi pertumbuhan ekonomi saat ini yang telah menyentuh level perlambatan paling tajam sejak 1970, berpotensi melambat lebih lanjut, dengan tingkat inflasi inti global, tidak termasuk energi, dapat bertahan di sekitar 5% pada 2023, hampir dua kali lipat dibanding rata-rata inflasi lima tahun sebelum pandemi.

“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 90 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 80 per barel,” tutup Tim Research and Development ICDX.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com