Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Pengunjung melihat pergerakan harga saham di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Reliance Sekuritas: IHSG Dilanda Profit Taking, Ini Jajaran Saham Potensi Naik

Rabu, 21 September 2022 | 08:34 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas memprediksi IHSG dilanda profit taking pada perdagangan Rabu (21/9/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 7.150-7.225. Ini jajaran saham potensi naik, diantaranya KEEN hingga SMGR.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG diperkirakan akan rentan berpotensi terjadi aksi profit taking, melihat bursa Asia pada pagi ini dan Amerika Serikat (AS) yang diperdagangkan negatif.

Baca juga: Pasar Asia Koreksi Jelang Kenaikan Suku Bunga Fed

Sementara dari dalam negeri, para pelaku pasar masih akan menunggu keputusan BI terkait suku bunga. Dengan Konsensus pasar mengalami kenaikan 0,25 bps serta serta loan growth yang akan dirilis hari ini.

“Bank dunia memperingatkan pengetatan moneter untuk menekan inflasi dapat memicu pelemahan ekonomi,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 21 September dan Target Harganya

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG setelah membentuk evening star dan berhasil break support diikuti dengan indikator stochastic yang telah dead cross, IHSG saat ini mulai tertahan dari penurunnya.

“Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu KEEN, PNIN, SLIS, GOTO, AKRA, ASII, MAPI, UNVR, SMGR,” jelas Reliance Sekuritas.

Baca juga: BRI Danareksa Sekuritas: IHSG Cenderung Naik Terbatas, Pantau Saham Berikut

IHSG diperdagangkan flat pada perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil ditutup menguat tipis di level 7.197 (0,02%). Para investor masih mengantisipasi keputusan BI maupun The Fed pada pekan ini terkait keputusan suku bunga.

Beberapa sektor yang mengalami penguatan diantaranya yaitu sektor teknologi (0,94%), sektor Kesehatan (0,36%). Investor asing tercatat membukukan net buy di pasar reguler sebesar Rp  219,22 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing adalah BMRI, UNVR, ADRO.

Baca juga: BNI Sekuritas: IHSG Dipengaruhi Isu The Fed, Simak Target Harga ADRO Hingga UNVR

Sementara itu dari bursa AS, tiga index utama kembali ditutup negative, menjelang keputusan The Fed terkait suku bunga di AS terlebih bank dunia memperingatkan ancaman resesi global dapat dipicu dari pengetatan kebijakan moneter untuk memerangi inflasi yang belum dapat dikendalikan, .

Dari bursa Asia, pada pagi ini sudah diperdagangkan di zona negative, saat laporan ini ditulis index Nikkei dari Jepang melemah (0,97%), sementara Kospi melemah (0,65%).

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com