Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

Reliance Sekuritas: IHSG Rentan Profit Taking, Perhatikan Saham-saham Potensi Naik

Kamis, 22 Sep 2022 | 08:18 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas meprediksi IHSG tentan profit taking pada perdagangan Kamis (22/9/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 7.120-7.200. Perhatikan saham-saham potensi naik hari ini, diantaranya KEEN hingga INCO.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG rentan aksi profit taking melihat bursa Asia pada pagi ini dan AS yang diperdagangkan negatif. Sementara dari dalam negeri para pelaku pasar masih akan menunggu keputusan BI terkait suku bunga dengan konsensus pasar mengalami kenaikan 0,25 bps.

“Setelah The Fed menaikan suku bunga dan memberikan isyarat masih dapat berpotensi naik hingga 2023. Bank dunia memperingatkan pengetatan moneter untuk menekan inflasi dapat memicu pelemahan ekonomi,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 22 September dan Target Harganya

Advertisement

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG setelah membentuk evening star dan berhasil break support diikuti dengan indikator stochastic yang telah dead cross. IHSG saat ini mulai tertahan dari penurunnya.

“Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu KEEN, PNIN, SLIS, AKRA, ASII, MAPI, UNVR, BIPI,  KKGI, INCO,” tambah Reliance Sekuritas.

Baca juga: BNI Sekuritas: IHSG di Zona Merah, Cermati Saham BBCA, PTBA, MDKA dan JPFA

IHSG diperdagangkan negatif pada perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil ditutup melemah di level 7.188 (0,12%). Para investor masih mengantisipasi keputusan BI maupun The Fed terkait keputusan suku bunga.

Beberapa sektor yang mengalami pelemahan diantaranya yaitu sektor properti dan real estate (1,47%), sektor infrastruktur (1,14%) dan sektor energi (0,52%). Investor asing tercatat membukukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 993 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing adalah BBCA, TLKM, BMRI.

Baca juga: IHSG Dihantui Sentimen Negatif, Intip Rekomendasi ANTM, HRUM, AGII, INCO dan PGAS

Sementara itu dari bursa AS, tiga index utama kembali ditutup di area negatif, para pelaku pasar merespon negatif keputusan hawkish The Fed yang menaikan suku bunga 0,75 bps. Selain itu, The Fed memberikan isyarat untuk proyeksi suku bunga pada tahun ini dapat mencapai 4,4% dan  proyeksi untuk tahun 2023 mencapai 4,6%. 

Dari bursa Asia, pada pagi ini sudah diperdagangkan di zona negatif, saat laporan ini ditulis index Nikkei dari Jepang melemah (0,90%), sementara Kospi melemah (1,17%). Para pelaku pasar masih menunggu rilisnya keputusan suku bunga dar Jepang atau BoJ pada pagi ini yang diperkirakan masih akan tetap.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com