Menu
Sign in
@ Contact
Search
Momen PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) saat mencatatkan sahamnya di BEI. (Foto: B1/UTHAN A RACHIM)

Momen PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) saat mencatatkan sahamnya di BEI. (Foto: B1/UTHAN A RACHIM)

Instansi Pemerintah Wajib Gunakan Kendaraan Listrik, Saham Gaya Abadi (SLIS) Melesat 204%

Kamis, 22 September 2022 | 16:14 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) berhasil ditutup menguat hingga auto reject atas (ARA) sebesar Rp 90 (25%) menjadi Rp 450. Dengan demikian, harga saham SLIS telah melesat 204,05% dari Rp 148 menjadi Rp 450 sepanjang September 2022 berjalan ini.

Baca juga: Saham-saham Ini Kasih Cuan Gede, SLIS Masuk Lagi

Lonjakan harga saham tersebut terjadi setelah pemerintah mendorong seluruh instansi pemerintah menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas. Kewajiban tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau Kendaraan Perorangan dinas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Lalu, bagaimana prospek produsen kendaraan listrik merek dagang SELIS ini? Direktur Utama SLIS Edi Hanafiah Kwanto sebelumnya mengatakan, perusahaan yang dikendalikan oleh PT Selis Investama Indonesia ini akan meningkatkan kinerja bisnis, apalagi dari sisi volume sangat baik di mana penjualan sepeda listrik (e-bike) tahun lalu mencapai 20.605 unit, motor listrik (e-motor) 3.886 unit, dan sepeda anak-anak (kids bicycle) 55.814 unit.

Baca juga: Maksimalkan Laba Bersih, Gaya Abadi (SLIS) Genjot Penjualan Kendaraan Listrik di 2022

Berdasarkan survei yang dilakukan pihak ketiga, kata Edi, merek SELIS yang diproduksi anak usaha PT Juara Bike (JB), kini menempati posisi terdepan dalam kategori kendaraan listrik, sehingga perseroan meyakini jumlah pelanggan akan terus naik dan berdampak pada pertumbuhan penjualan dan laba.

Baca juga: Saham-saham Emiten Kendaraan Listrik Bergerak Bullish, Ini Analisisnya...

Sementara itu, hingga Juni 2022, perseroan mencetak peningkatan penjualan dari Rp 219,99 miliar menjadi Rp 227,31 miliar. Sedangkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat dari Rp 13,67 miliar menjadi Rp 15,05 miliar. Laba per saham dasar naik dari Rp 6,84 mnjeadi Rp 7,53.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com