Menu
Sign in
@ Contact
Search
pergerakan IHSG, Beritasatu Photo/Uthan AR

pergerakan IHSG, Beritasatu Photo/Uthan AR

Mirae: IHSG Uji Resistance, Tiga Saham Potensi Melesat

Jumat, 23 September 2022 | 08:55 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Mirae Asset Sekuritas memprediksi IHSG uji resistance pada 7.236 pada perdagangan Jumat (23/9/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 7.152 – 7.236 dan cut loss level di 7.120. Tiga saham potensi melesat pada perdagangan hari ini, salah satunya CTRA.

Mirae Asset Sekuritas menjelaskan, indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik. Indeks ini masih berada di atas center line pada Bollinger Bands Optimized. “Pada periode weekly indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized mulai terlihat potensi koreksi sementara tertahan,” tulis Mirae Asset Sekuritas dalam risetnya, Jumat (23/9/2022).

IHSG ditutup menguat 0,43% pada Kamis (22/9/2022) dipimpin oleh penguatan di sektor energi. Keuntungan di sektor energi dipimpin oleh keuntungan di perusahaan yang terkait dengan batu bara, yaitu ADRO 4,8%, UNTR 2,3%, ADMR 8,3%, ITMG 2,9%, PTBA 3,1%.

Baca juga: Ajaib Sekuritas: IHSG Mixed, Tiga Saham Layak Koleksi Jelang Akhir Pekan

“Kami menegaskan pemilihan saham bulanan di perusahaan yang terkait dengan batu bara, yaitu ADRO, ITMG, PTBA, dan UNTR, karena menurut kami siklus kenaikan stok terkait batubara ini harus terus berlanjut,” tambah Mirae Asset Sekuritas.

Bank sentral Indonesia BI secara mengejutkan menaikkan suku bunga kebijakannya sebesar 50bps (vs konsensus: +25bps) untuk menahan inflasi domestik dan mendukung Rupiah, yang disambut baik oleh pasar seperti yang terlihat oleh IHSG yang tetap di wilayah positif pasca pengumuman BI dan net investor asing beli Rp 830 miliar.

“Ekonom kami merevisi kebijakan suku bunga BI pada akhir 2022 menjadi 5%. Sedangkan perkiraan sebelumnya 4,5%,” papar Mirae Asset Sekuritas. 

Baca juga: Reliance Sekuritas: IHSG Masih Rentan Profit Taking, Ini jajaran Saham Potensi Naik

Indeks ekuitas AS ditutup lebih rendah pada hari Kamis karena kekhawatiran resesi tumbuh menyusul keputusan kebijakan bank sentral. The Fed AS menerapkan kenaikan suku bunga 75 bps untuk menaikkan suku bunga acuan Fed ke kisaran 3% hingga 3.25%, level tertinggi sejak 2008.

Bank of England mengumumkan kenaikan suku bunga 50 bps kemarin, sementara Bank of Japan mempertahankan suku bunga yang ultralow. Pada data ekonomi AS, klaim pengangguran awal untuk pekan yang berakhir 17 September mencapai 213,000, meningkat dari 208,000 pada pekan sebelumnya. Peningkatan klaim pengangguran menunjukkan pasar tenaga kerja yang tangguh meskipun ada tanda-tanda resesi yang berkembang.

Di komoditas, harga minyak mentah WTI naik 0.7% menjadi USD83.48/barel di tengah kekhawatiran atas ketatnya pasokan menyusul laporan mobilisasi militer parsial di Rusia.

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 23 September dan Target Harganya

Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan tiga saham potensi melesat pada perdagangan hari ini, yaitu

CTRA

Harga penutupan: 1.015 (-0,98%)

Rekomendasi: Buy on weakness

Target harga: 1.065

Trading range: 990-1.040

Cut loss level: 950

Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized masih cenderung bergerak turun namun mulai terbatas. Harga saat ini di atas center line pada Bollinger Bands Optimized.

Baca juga: Sejumlah Sentimen Negatif Membayangi IHSG, Simak Rekomendasi ADMR Hingga PGAS

PWON

Harga penutupan: 505 (0,00%)

Rekomendasi: Buy on weakness

Target harga: 525

Trading range: 495 -515

Cut loss level: 490

Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized mulai terbatas dan indikator W%R optimized mulai terbatas. Harga masih di atas center line pada Bollinger Bands Optimized.

BBCA

Harga penutupan: 8.475 (+0,00%)

Rekomendasi: Buy on weakness

Target harga: 8.775

Trading range: 8.400-8.600

Cut loss level: 8.325

Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized konsolidasi sekitar support dan indikator W%R optimized cenderung naik. Harga masih di atas normal lower band pada Bollinger Bands Optimized.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com