Menu
Sign in
@ Contact
Search
Bayangan kaki karyawan saat melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

Bayangan kaki karyawan saat melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

Lepas BBRI, BBCA, dan TLKM, Pemodal Asing Net Sell Rp 768 Miliar

Jumat, 23 September 2022 | 16:25 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 768,66 miliar, sejalan dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/9/2022), sebanyak 40,33 poin (0,56%) menjadi 7.178,58. Indeks bergerak dalam rentang 7.172,53-7.219,03 dengan nilai transaksi lebih dari Rp 11 triliun.

Baca juga: IHSG Melorot Jelang Akhir Pekan, Tiga Saham Kokoh Auto Reject Atas

Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 259,20 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 249,69 milair, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 151,89 miliar, PT Sumer Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 73,60 miliar, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 69,42 miliar.

Sebaliknya kelima saham berikut mencatatkan pembelian bersih (net buy) oleh invetor asing, yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 134,72 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 67,88 miliar, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 64,84 miliar, PT Cisarua Mountain Daairy Tbk (CMRY) Rp 60,70 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 40,74 miliar.

Baca juga: Mengapa Merdeka Copper (MDKA) Tak Bagi-bagi Dividen?

Penurunan indeks dipengaruhi atas kejatuhan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor energi turun 1,41%, sektor industri 1%, sektor properti 1,11%, dan sektor teknologi 0,71%. Sedangkan penguatan hanya melanda saham sektor konsumer non primer 0,70% dan sektor transportasi 0,50%.

Berikut beberapa saham dengan penguatan tertinggi sepanjang hari ini, yaitu tiga saham auto reject atas (ARA) PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) dengn penguatan Rp 35 (35%) menjadi Rp 135, PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) naik Rp 195 (24,68%) menjadi Rp 985, PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) menguat Rp 165 (24,63%) menjadi Rp 835. Penguatan juga melanda saham PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) menguat Rp 24 (17,14%) menjadi Rp 164 dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) naik Rp 44 (15,83%) menjadi Rp 322.

Baca juga: Rehat Siang, Saham BUMI dan CARS Kembali Melorot hingga ARB

Sebaliknya kelima saham ini cetak penurunan terdalam, yaitu saham PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Black Dimond Resources Tbk (COAL), PT Industri dan Perdagangan Bintraco Tbk (CARS), dan PT

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com