Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pekerja sedang membersihkan kaca gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

Pekerja sedang membersihkan kaca gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

Ini Progres Persiapan BEI soal Papan New Economy

Jumat, 23 September 2022 | 19:26 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempersiapkan papan baru, yaitu papan New Economy. Papan baru tersebut ditujukan untuk mencatatkan saham-saham dari innovative company yang memiliki pertumbuhan tinggi dan memiliki kemanfaatan sosial yang luas. Bagaimana progresnya?

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, saat ini Bursa dalam tahap pengembangan peraturan dan sistem untuk penerapan New Economy. Untuk rencana penerapannya, sesuai dengan hasil koordinasi dengan OJK dan SRO lain, maka project di jadwalkan selesai pada Semester II-2022. 

Baca juga: Waran Terstruktur BBRI, UNVR, ADRO Resmi Listing di BEI, Begini Detailnya

“Terkait dengan daftar perusahaan yang akan masuk ke Papan New Economy, akan kami assess kemudian. Mengikuti jadwal pindah papan yaitu pada bulan November 2022,” ungkap Nyoman, Jumat (23/9/2022).

Sebelumnya, Nyoman pernah menjelaskan, saat ini proyeksi perusahaan dari sektor new economy untuk meramaikan pasar modal Indonesia cukup tinggi. Indonesia saat ini adalah penghasil perusahaan dengan valuasi unicorn terbanyak di Asean, yaitu sebanyak 9 sembilan dari 15 unicorn berasal dari Indonesia.

Baca juga: Catat! Ada 28 Perusahaan dalam Pipeline Pencatatan Saham BEI

Sementara itu, tidak kurang dari 37 centaur, perusahaan rintisan dengan valuasi antara US$ 100 juta hingga US$ 1 miliar atau 38% dari jumlah centaur di Asia Tenggara berasal dari Indonesia. "Kita sudah bertemu dengan sekitar 50 unicorn dan centaur di Indonesia, 15 di antaranya telah menyatakan rencana go public. Tentu ini hal yang menggembirakan bagi kita," kata Nyoman.

Lebih jauh Nyoman menjelaskan bahwa melalui Peraturan No I-A Bursa memperkenalkan mekanisme perpindahan papan yang dinamis, dengan mengakomodasi adanya promosi dan demosi, memberikan notasi khusus bagi perusahaan dengan karakteristik tertentu, serta penyesuaian definisi free float dengan melihat bagaimana penerapan bursa-bursa global.

Baca juga: Melesat 204%, BEI Akhirnya Suspend Saham Gaya Abadi (SLIS)

"Tujuan dari penyesuaian Peraturan Bursa No I-A antar lain untuk menjaga competitiveness kita setelah dilakukan benchmarking dengan bursa global, serta menegaskan discrepancy persyaratan antar-papan pencatatan yang belum dibedakan secara signifikan," ujar Nyoman.

Dengan disesuaikannya peraturan tersebut, Nyoman berharap BEI dapat lebih kompetitif dengan bursa global, dengan meningkatkan jumlah perusahaan tercatat, namun tetap memperhatikan kualitas perusahaan tercatat. “Manfaat terhadap perubahan peraturan ini juga dapat meningkatkan perlindungan investor publik serta meningkatkan likuiditas saham di BEI," pungkas Nyoman.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com