Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berbicara pada sesi ke-77 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) di markas besar PBB pada 21 September 2022 di New York City, AS. (Foto: Spencer Platt/Getty Images/AFP)

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berbicara pada sesi ke-77 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) di markas besar PBB pada 21 September 2022 di New York City, AS. (Foto: Spencer Platt/Getty Images/AFP)

Pasar Dunia Jatuh di Tengah Meningkatnya Kekhawatiran Resesi

Jumat, 23 September 2022 | 20:21 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

LONDON, investor.id – Pasar saham jatuh, poundsterling jatuh terhadap dolar, dan harga minyak merosot Jumat (23/9) di tengah meningkatnya kekhawatiran resesi. Pekan ini bank-bank sentral meningkatkan suku bunga untuk melawan inflasi tertinggi dalam beberapa dekade terakhir.

Kenaikan harga secara global tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Regulator moneter terpaksa melakukan ofensif, memperingatkan bahwa pukulan jangka pendek terhadap ekonomi tidak terlalu menyakitkan daripada efek jangka panjang jika tidak bertindak sekarang.

Baca juga: Fed Naikkan Suku Bunga Lagi untuk Perangi Inflasi

Federal Reserve (Fed) pada Rabu (21/9) untuk mengangkat biaya pinjaman sebesar 0,75 poin persentase atau 75 basis poin (bps) untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Keputusan ini diikuti oleh peringatan bahwa kenaikan yang lebih besar sedang dalam proses, sementara suku bunga kemungkinan baru akan turun di 2024.

Itu datang bersama dengan langkah serupa oleh bank-bank di beberapa negara lain termasuk Inggris, Swedia, Norwegia, Swiss, Filipina, dan Indonesia. Semuanya menunjuk ke prospek pasar yang gelap.

“Kami melihat jalur tarif baru yang lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama ini terkait dengan kemungkinan pendaratan yang jauh lebih tinggi. Karenanya tidak hanya jelas hawkish tetapi juga buruk untuk risiko,” kata wakil ketua Evercore ISI Krishna Guha, Jumat (23/9).

Sebagai tanda bahwa ekspektasi resesi meningkat, imbal hasil (yield) Treasury obligasi Amerika Serikat (AS) tenor 10 tahun melonjak menjadi 3,7%, level tertinggi dalam satu dekade. Sementara di Wall Street, S&P 500 telah tenggelam ke level terlemah sejak Juni 2022 dan tepat di atas posisi terendah 2022.

Yield obligasi tenor 10 tahun Inggris mencapai level tertinggi 11 tahun di 3,84% pada Jumat.

Baca juga: Menkeu Inggris Umumkan 11 Aturan Pajak Baru

Poundsterling merosot ke US$ 1,1021 atau level terendah sejak 1985, bahkan ketika pemerintah Inggris meluncurkan anggaran pemotongan pajak untuk mendorong pertumbuhan.

Di zona euro, kekhawatiran resesi semakin dalam karena data menunjukkan aktivitas ekonominya turun sekali lagi pada September 2022.

Indeks Manajer Pembelian (PMI) zona euro S&P turun menjadi 48,2 pada September 2022 dengan skor di bawah 50 mewakili kontraksi ekonomi.

“Resesi zona euro akan segera terjadi karena perusahaan melaporkan memburuknya kondisi bisnis dan meningkatnya tekanan harga, terkait dengan melonjaknya biaya energi,” kata Chris Williamson, kepala ekonom bisnis di S&P Global Market Intelligence.

Dia menambahkan bahwa penurunan aktivitas bisnis Inggris bulan ini menunjukkan bahwa ekonomi Inggris kemungkinan sudah dalam resesi.

Traders juga mengawasi perkembangan menyusul intervensi Kementerian Keuangan Jepang untuk memperkuat yen, setelah mencapai level terendah baru dalam 24 tahun di harga 146 terhadap dolar.

Intervensi pertama sejak 1998 membantu memperkuat yen hingga tepat di atas 140.

Baca juga: Inggris Resesi, Bank Sentral Naikkan Suku Bunga

Tetapi analis memperingatkan langkah itu tidak mungkin memiliki banyak dampak jangka panjang dan yen tetap rentan, karena penolakan bank sentral Jepang (BoJ) untuk mengetatkan kebijakan. Pasalnya, negara tersebut masih perlu meningkatkan ekonominya.

Kekhawatiran resesi juga menyebabkan harga minyak turun lebih dari 3%.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com