Menu
Sign in
@ Contact
Search
 Menteri BUMN Erick Thohir.

Menteri BUMN Erick Thohir.

BUMN Luncurkan 3 Inisiatif Pendanaan Baru Untuk Ketahanan Pangan, Kesehatan dan Energi

Selasa, 27 September 2022 | 10:05 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

TANGERANG, investor.id – Kementerian BUMN terus memberikan ruang bagi  pengembangan ekonomi digital Indonesia melalui penyediaan ruang kolaborasi antara BUMN  dengan perusahaan rintisan (startup) yang turut didorong oleh Venture Capital BUMN, yaitu Mandiri Capital Indonesia, MDI Ventures, BRI Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi dan BNI  Ventures.

Hal ini ditandai dengan adanya penandatanganan 12 kerja sama antara BUMN dengan startups yang menjadi tindak lanjut dari Synergy Workshop pada tanggal 11 Agustus sampai 13 September 2022 lalu.

Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian Pembukaan BUMN Startup Day 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Senin (26/9/2022) disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir bersama Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo.

Baca juga: Erick Thohir: BUMN Startup Day Akselerasi Ekosistem Digital Indonesia 

Kerja sama ini menjadi bukti nyata kolaborasi 2 kekuatan yang menjadi tujuan BUMN Startup Day, yakni BUMN dan startup Indonesia.

“Tantangan kita kedepan adalah memastikan potensi market kita yang Rp 4.500 triliun ini diisi oleh bangsa kita, diisi oleh perusahaan kita, jangan sampai potensi yang luar biasa ini justru diisi oleh orang-orang lain,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir.

Dalam keynote speech-nya, Erick juga menyoroti apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka acara BUMN Startup Day 2022 perihal jumlah startup Indonesia di  beberapa sektor penting yang masih kecil dibandingkan sektor lainnya. Ia menuturkan, BUMN  sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia sudah seyogyanya terus merajut potensi-potensi yang sedang berkembang.

Baca juga: Kinerja Moncer, KBI Sabet Penghargaan BUMN Terbaik 

“Karena itu sejak awal, kami coba membangun dulu masyarakat digitalnya. Setelah itu hari ini  yang bisa kita saksikan, startup-nya. Dan, setelah itu kita baru masuk yang namanya  pendanaannya. Pendanaan pun ada 2 kategorinya, ada yang memang pendanaan startup yang memang 5 venture (capital) BUMN sudah menginvestasikan, tetapi kekosongan pasar  di growth state itu kita isi dengan Merah Putih Fund. Dorongan BUMN Startup Day ini tidak lain ingin menggabungkan ekosistem yang sudah kalian bangun dengan ekosistem punya,” jelas Erick.

Erick mencontohkan, BUMN memiliki apps seperti Livin’ by Mandiri sebagai super apps yang saat ini sudah memiliki 13 juta active user, MyTelkomsel dengan 30 juta active user dan BRImo yang memiliki 18 juta active user. “Inilah ekosistem yang sudah punya kekuatan sendiri, sayang kalau tidak diintegrasikan dengan startup. Saya sangat berharap ekosistem ini bisa bertemu dan tidak lain ekosistem ini harus menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan kita,” tambah Erick.

Di samping itu, masih menurut Erick, ada peluang-peluang sinergi di bidang lain yang masih perlu ditingkatkan. “Negara kita ini salah satu negara penghasil pangan, tetapi bagaimana sinergisitas untuk  agrikulturnya dibandingkan yang lainnya masih cukup rendah? Belum lagi kalau kita lihat mengenai healthcare. Ekosistem healthcare adalah ekosistem yang patut kita isi karena masih 5%. Kita kembali harus fokus kepada potensi-potensi yang memang menjadi tujuan utama  kita sebagai bangsa,” lanjutnya.

Baca juga: BUMN Legal Summit 2022, Erick Thohir: Fungsi Hukum Garda Terdepan Transformasi BUMN

Untuk itu, Menteri BUMN Erick Thohir didampingi Direktur Utama Pertamina, Direktur Utama Bio Farma, Direktur Utama Pupuk Indonesia, dan CEO MDI Ventures meluncurkan 3 inisiatif pendanaan startup baru dari BUMN Group, yakni Agri Fund (melalui Pupuk Indonesia), Bio-health Fund (melalui Bio Farma), dan Energy Fund (melalui Pertamina NRE).

Ketiga inisiatif baru ini dipilih sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, dimana BUMN  berupaya melakukan inovasi dan transformasi dalam menjawab tantangan global untuk  mencapai ketahanan pangan, kesehatan, dan energi. Inisiatif strategis Kementerian BUMN akan berfokus pada 5 prioritas utama, melalui program investasi dan partnership untuk startup Indonesia agar dapat mengoptimalkan nilai dan ekosistem digital yang sehat.

Baca juga: Transformasi BUMN, Erick Thohir: Utang PLN Turun Jadi Rp 407 Triliun

Pupuk Indonesia sebagai salah satu perusahaan pupuk dan petrokimia terbesar di Asia melalui Agri Fund berupaya meningkatkan kesejahteraan petani, mendukung program ketahanan pangan, dan ekspansi bisnis pangan Indonesia. Adapun Bio Farma sebagai Pertamina NRE membentuk Energy Fund guna mendukung ketahanan energi untuk investasi  pada perusahaan rintisan di bidang teknologi dan inovasi sektor energi baru terbarukan.

Holding BUMN Farmasi terbesar di Indonesia meluncurkan Bio-health Fund untuk ketahanan kesehatan guna meningkatkan kapabilitas Bio Farma dalam hal inovasi produk life science dan healthcare.

Baca juga: Erick: BUMN Tak Berencana Hapuskan Listrik 450 VA

Sementara itu, MDI ventures merupakan corporate venture capital milik Telkom Indonesia  yang telah dipercaya dalam mengelola multistage fund, dengan total dana kelolaan sebesar US$ 830 juta. Bentuk sinergi strategis antara BUMN dan MDI akan berekspansi lebih cepat  dengan keahlian investasi dan inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Program ini seiring dengan Merah Putih Fund yang juga berperan penting terhadap perkembangan startup Indonesia dalam ekosistem bisnis BUMN. Pelaksanaan 3 inisiatif pendanaan startup ini ditandai dengan penandatanganan Limited Partnership Agreement antara Bio Farma dan MDI Ventures, Head of Agreement Pupuk Indonesia, dan Head of Agreement Pertamina Power Indonesia.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com