Menu
Sign in
@ Contact
Search
IST

IST

Capai Level Terendah Baru, Sampai Kapan Penurunan Harga Saham Bank Jago (ARTO)?

Selasa, 27 September 2022 | 17:03 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) ditutup ke level terendah baru dalam setahun ini. Hal ini terjadi setelah saham bank digital ini ditutup terkoreksi Rp 175 (2,44%) menjadi Rp 7.000 pada perdagangan Selasa (27/9/2022). Harga penutupan tersebut merupakan level terendah baru dalam 1,5 tahun terakhir atau terhitung sejak 11 Februari 2021 yang ditutup di level Rp 5.970.

Baca juga: Target Harga Saham Bank Jago (ARTO) Dipatok Rp 18.000, Begini Analisisnya

Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham ARTO telah merosot 56,25% sepanjang tahun 2022 berjalan. Saham ARTO telah merosot dari level penutupan akhir 2021 sebesar Rp 16.000 menjadi Rp 7.000 per saham.

Penurunan dalam saham ARTO menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) turun ke level Rp 96,99 triliun. Posisinya kembali terperosok menjadi di bawah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dengan kapitalisasi pasar senilai Rp 97,99 triliun. Sedangkan posisi teratas ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan market cap Rp 1.023 triliun.

Baca juga: Target Harga Fantastis, Saatnya Serok Saham Bank Jago (ARTO)?

Meski turun dalam, secara kinerja, Bank Jago masih berhasil menorehkan pertumbuhan hingga Agustus 2022. Bank Jago membukukan lonjakan pendapatan bunga bersih dari Rp 248 miliar hingga Agustus 2021 menjadi Rp 859 miliar sampai Agustus 2022. PPOP perseroan juga melesat menjadi Rp 273 miliar dibandingkan rugi PPOP senilai Rp 29 miliar pada periode sama tahun lalu.

Begitu juga dengan laba bersih melesat menjadi Rp 3 miliar dibandingkan dengan rugi bersih hingga Agustus 2021 sebanyak Rp 43 miliar.

Rekomendasi Beli

Sementara itu, Mandiri Sekuritas berdasarkan rilis performa keuangan Bank Jago hingga Agustus 2022 tetap mempertahankan rekomendasi beli saham ARTO dengan target harga Rp 18.000. Target tersebut menggambarkan keberhasilan perseroan mencetak pertumbuhan kredit, simpanan, dan margin bunga bersih (NIM) yang pesat hingga Agustus 2022.

Baca juga: Diperkuat, Sinergi Bank Jago (ARTO) dengan GOTO

Target tersebut juga menggambarkan keberhasilan dalam mempertahankan NIM tetap pesat mencapai 10,2% periode Januari-Agustus 2022, seiring dengan lonjakan kredit, imbal hasil, dan perbaikan biaya dana. Sedangkan NIM Agustus turun ke 8,9 dibandingkan Juli 2022 sekitar 9,3%. Hal ini dipicu oleh peningkatan biaya dana.

Saat ini, saham ARTO bergerak di level Rp 6.990 atau baru merefleksikan PBV sekitar 11,6 kali tahun 2022. Namun dalam dua bulan terakhir, saham ARTO bergerak turun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com