Menu
Sign in
@ Contact
Search
Protech Mitra

Protech Mitra

Jelang Rights Issue, Saham Maharaksa (OASA) Disebut Menuju Rp 1.500

Senin, 3 Okt 2022 | 07:51 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Harga saham PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) berpotensi melesat ke level Rp 1.500, seiring dengan pelaksanaan penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dalam waktu dekat. Penguatan harga saham juga didukung perubahan fokus bisnis dari konstruksi menjadi perusahaan pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

Baca juga: Rights Issue, Perusahaan Milik Mantan Bos Bakrie & Brothers Ini (OASA) Lepas Banyak Saham

Sumber Investor Daily mengatakan, rights issue sebanyak 4,3 miliar ditargetkan meraup dana Rp 430,3 miliar yang nantinya digunakan untuk mengakuisisi beberapa perusahaan guna penguatan fokus bisnis EBT.

“Aksi ini tentu menciptakan peluang pertumbuhan pesat perseroan, apalagi bisnis EBT kini sedang menjadi primadona di tengah lonjakan harga energi. Hal ini mendorong sejumlah investor mulai mengoleksi saham ini,” ujarnya di Jakarta.

Advertisement

Pemegang saham utama sekaligus Direktur Utama Maharaksa Biru Energi, Gafur Sulistyo Umar alias Bobby Gafur Umar, bakal mengeksekusi haknya. Dengan kepemilikan sebanyak 2,36 miliar saham atau setara 55,01%, maka mantan presiden direktur & CEO PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tersebut bakal menggelontorkan dana Rp 236,7 miliar.

Adapun menurut prospektus, PT International Labuan Resources siap menjadi pembeli siaga dengan mengambil bagian 1,93 miliar saham senilai Rp 193,6 miliar atau setara 44,99% dari jumlah penawaran.

Baca juga: Berkurang Banyak, Bobby Gafur Jual Saham Maharaksa Biru (OASA) ke Siapa?

Sesuai rencana, periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD OASA pada 14-21 November 2022. Pencatatan HMETD pada 22 November 2022. Pemegang saham lama Maharaksa Biru Energi yang tidak melaksanakan haknya akan terdilusi maksimal 92,31%. OASA mengalokasikan dana Rp 89 miliar dari hasil rights issue untuk mengakuisisi 99,99% saham PT Indoplas Makmur Lestari. Kemudian, perseroan akan menggunakan dana Rp 69 miliar untuk peningkatan setoran modal pada Indoplas Makmur Lestari.

Indoplas Makmur Lestari selanjutnya akan meningkatkan setoran modal Rp 69 miliar pada PT Indoplas Karya Energi (IKE) sebagai modal kerja sehubungan dengan biaya persiapan proses pengerjaan FPSA DKI Jakarta Wilayah Layanan Barat.

Baca juga: Investasi US$ 50 Juta, Protech Mitra Perkasa (OASA) bakal Bangun Industri Bio PG Pertama di Indonesia

Sisa dana sebanyak Rp 224 miliar untuk peningkatan setoran modal pada PT Telesys Indonesia (TI), yang selanjutnya akan digunakan oleh TI sebagai modal kerja untuk pengembangan kegiatan usaha trading produk bio propylene glycol serta pengembangan bisnis sehubungan dengan pengerjaan proyek wood pellet di Provinsi Bangka Belitung.

Lalu, dana sebesar Rp 9 miliar akan dipakai untuk membeli 1 unit kantor strata office suites di Kompleks Rasuna Epicentrum, Jl HR Rasuna Said, Jakarta. Terakhir, sisanya akan digunakan untuk modal kerja OASA guna membiayai kegiatan operasional dan pengembangan usaha sebagai perusahaan holding.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com