Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi investasi. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi investasi. (Foto: Pixabay)

Simak Yuk! Tips Mengatur Investasi di Tengah Potensi Resesi Ekonomi

Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:33 WIB
Sazya Senorita (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani memprediksi resesi global akan mulai terjadi pada 2023. Hal ini dikarenakan kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral di beberapa negara, termasuk AS dan Inggris guna menurunkan inflasi.

“Ketika perekonomian berjalan sebagaimana tidak semestinya, kita harus mempersiapkan kondisi keuangan kita seoptimal mungkin untuk meminimalisir dampak dari kemungkinan resesi ekonomi tersebut,” ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Yazid Muamar dalam keterangannya, dikutip Selasa (4/10/2022).

Baca juga: BI: Resesi Global Berpotensi Pengaruhi Ekonomi Bali

Berikut tips mengatur investasi agar siap menghadapi resesi ekonomi dunia dari Yazid:

1. Disiplin dalam perencanaan keuangan

Buat perencanaan keuangan, dengan rumus 10-20-30-40. Pastikan 20% dana yang kalian gunakan untuk investasi dialokasikan untuk dana darurat pada instrumen yang sangat likuid dan disiplin mempersiapkannya. Semakin besar proporsinya maka akan semakin siap kalian dalam memenuhi kebutuhan di tengah kondisi resesi ekonomi.

2. Kurangi pos pengeluaran yang tidak diperlukan

Mulailah kurangi dan tidak menambah beban pengeluaran seperti utang. Jika memungkinkan, segera lunasi atau jika dirasa masih sangat berat maka segera negosiasikan ajukan ke lembaga jasa keuangannya untuk restrukturisasi.

Baca juga: Hampir 20% Direktur Keuangan AS Merasa Negara Sudah Resesi

3. Atur kembali portofolio investasi

Atur kembali portofolio investasi, jika kondisi pasar global sudah mulai menurun maka segeralah atur ulang portofolio investasi ke dalam bentuk yang lebih aman seperti saham dengan fundamental kuat dan reksa dana pasar uang.

4. Tidak panik

Hiduplah dengan sewajarnya dan tidak perlu panik. Tetap lakukan konsumsi seperti biasa karena hal tersebut bisa membantu ekonomi nasional kita tetap tumbuh.

5. Cermat melihat peluang

Cermati perkembangan kondisi ekonomi terbaru dan mulailah memanfaatkan peluang di sekitar yang dapat bernilai ekonomi. Seperti kata kata ilmuwan Albert Einstein “in the midst of every crisis, lies great opportunity”.

Baca juga: Memastikan Bebas Resesi

Selain itu, para investor harus mengetahui instrumen apa saja yang aman dalam berinvestasi pada masa resesi ini. Berikut adalah instrumen investasi yang tersedia di Ajaib Sekuritas dan dapat membantu meminimalisir dampak resesi ekonomi:

1. Saham

Investasi saham merupakan salah satu kegiatan penanaman modal berupa pembelian saham atau surat berharga perusahaan. Dengan membeli saham perusahaan, investor bisa menjadi salah satu pemilik perusahaan tersebut.

Saham bisa menjadi tetap menarik meski keadaan resesi jika pemilihan saham dilakukan secara tepat. Sebaiknya pilihlah emiten dengan fundamental yang kuat. Perhatikan laporan keuangannya, terutama pos laba rugi dan kewajiban jangka panjang perusahaan.

Lalu pilihlah sektor yang tidak terkena dampak langsung Covid-19. Seperti saham-saham tahan banting yaitu emiten mie instan, telekomunikasi, dan lain sebagainya.

Baca juga: Di Tengah Ancaman Resesi Global, Menkeu: Ekonomi Indonesia Masih Tangguh

2. Reksa Dana

Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang merupakan pola pengelolaan modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dengan bantuan Manajer Investasi (MI).

Reksa Dana menawarkan berbagai instrumen investasi dari yang berisiko rendah hingga tinggi dan dari instrumen yang cocok untuk jangka menengah hingga jangka panjang. Berikut instrumen investasi reksa dana dan risikonya:

● Reksa dana pasar uang yang memiliki risiko minim dan cocok untuk investasi di bawah 1 tahun.

● Reksa dana pendapatan tetap atau obligasi yang cocok untuk investasi 1-3 tahun.

● Reksa dana campuran cocok diinvestasikan untuk 3-5 tahun dan memiliki risiko sedang.

● Reksa dana saham yang sesuai untuk investasi jangka panjang atau di atas lima tahun jika ingin mengambil risiko lebih.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com