Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kegiatan usaha PT Astra Otoparts Tbk. (Foto: Perseroan)

Kegiatan usaha PT Astra Otoparts Tbk. (Foto: Perseroan)

Ini Ambisi Besar Grup Astra di Ekosistem Kendaraan Listrik

Selasa, 4 Oktober 2022 | 21:49 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id) ,Yunia Rusmalina (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Grup Astra melalui PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) bertekad untuk menjadi pemain utama di ekosistem komponen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) nasional. Perseroan terus menjajaki potensi pengembangan produk-produk komponen kendaraan listrik maupun infrastruktur pendukung ekosistem EV.

Presiden Direktur Astra Otoparts Hamdani Dzulkarnaen mengatakan, pihaknya akan melakukan pengembangan usaha ke ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) untuk mempertahankan posisinya sebagai pemain utama di industri otomotif tanah air. Ekspansi ke bisnis EV tersebut akan dilakukan secara organik maupun dengan menggandeng mitra strategis.

"Saat ini, di seluruh dunia sedang melakukan transformasi ataupun terjadi disrupsi elektrifikasi. Kami juga berusaha menyiapkan ekosistem EV, dengan tetap ingin menjadi pemain utama di dunia otomotif," kata Hamdani pada acara Public Expose perseroan yang digelar secara online, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Astra (ASII) Mau Bagi Dividen Interim Rp 3,5 Triliun

Hamdani melanjutkan, pihaknya terus mengembangkan peluang dan menyiapkan potensi-potensi bisnis yang memungkinkan AUTO bisa masuk ke dalamnya. "Kami punya perusahaan manufaktur yang dikelola sendiri atau perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan mitra di dalam dan luar negeri," ujar dia.

Hamdani mengatakan, pihaknya akan melihat peluang pada pengembangan produk-produk komponen kendaraan listrik, maupun inftrastruktur EV seperti stasiun pengisian daya listrik (charging station).

"Secara umum, kami bekerja dengan mitra untuk komponen tertentu dan juga bekerja dengan kemampuan sendiri di komponen yang lain. Jadi, semua komponen kami lihat dan kami siapkan sebaik-baiknya. Dan juga potensi bisnis lain seperti misalnya charging station, kami masuk dengan Astra Otopower yang menyediakan daya kendaraan listrik," jelas dia.

Baca juga: Daripada Buyback, Astra (ASII) Lebih Pilih Ini

Pada akhir Juli lalu, Astra Otoparts memperkenalkan Astra Otopower sebagai portofolio bisnis terbaru. Jaringan pengisian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) ini resmi diluncurkan oleh Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro dan Presiden Direktur Astra Otoparts Hamdhani Dzulkarnaen Salim di Menara Astra, Jakarta.

Astra Otopower yang berlokasi di area parkir lantai B2 Menara Astra ini merupakan jaringan pengisian KBLBB pertama yang diresmikan. Nantinya, Astra Otopower hadir di beberapa lokasi lain untuk mendukung Pemerintah dalam menyiapkan infrastruktur pelaksanaan kegiatan Presidensi G20 serta mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Sebagai portofolio termuda dari Astra Otoparts, Astra Otopower juga menjadi bagian dari partisipasi Astra Otoparts dalam mendukung program pemerintah menekan emisi gas buang kendaraan bermotor dan proses transisi energi, khususnya dari kendaraan berbahan bakar fosil menjadi bahan bakar listrik melalui ekosistem KBLBB dengan infrastruktur kendaraan listrik.

Di bisnis komponen kendaraan roda dua, lanjut Hamdani, pihaknya juga tengah menyiapkan potensi usaha baru. "Untuk saat ini kami belum bisa sampaikan, tapi kami berusaha tetap menjadi pemain utama di dunia otomotif yang terus berubah. Kami membuka peluang dan menyiapkan potensi-potensi bisnis yang mungkin kami bisa masuk ke dalamnya, supaya kami bisa menjadi pemain otomotif di masa kini dan masa depan," ujar dia.

Tambah Outlet

Sementara itu perseroan juga akan menambah 10 outlet Shop and Drive per tahun untuk memperluas jaringan bsinis perusahaan. Shop and Drive merupakan bengkel modern milik Astra Otoparts yang menyediakan penggantian Aki, Oli, Shock Absorber dan Ban.

"Untuk rencana penambahan Shop and Drive, kami menyesuaikan perkembangan di setiap lokasi. Ada area baru yang berkembang dan ada potensi baru, kami akan buka outlet di situ. Secara umum, ada penambahan 10 store per tahun," kata Direktur Astra Otoparts Yusak Kristian.

Baca juga: Astra Agro (AALI) Bagi-bagi Dividen Interim Rp 85 per Saham

Yusak menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penyesuaian dalam mengelola outlet Shop and Drive. Dia mencontohkan, adanya perubahan arus trafik yang berdampak pada penurunan kinerja outlet Shop and Drive AUTO, maka akan dilakukan relokasi atau penutupan. Sementara jika perusahaan melihat peluang pertumbuhan di suatu wilayah, AUTO akan mengkaji kemungkinan untuk membuka outlet baru di area tersebut.

"Jadi, pada dasarnya penyesuaian akan kami lakukan di tahun ini dan tahun depan. Ada penambahan sekitar 10 store per tahun,” kata dia.

Baca juga: Operasional Sesuai Ekspektasi, Saham United Tractors (UNTR) Dipertahankan Beli

Pada semester I-2022, Astra Otoparts mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp 432 miliar, naik 61,9% dibanding periode sama tahun lalu Rp 267 miliar. Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan pendapatan yang tercatat pada semester I-2022 sebesar Rp 8,85 triliun, naik 19,99% dibanding periode sama tahun lalu Rp 7,15 triliun.

Pendapatan Astra Otoparts t3ersebut berasal dari dua lini bisnis, yakni manufaktur dan perdagangan. Sebanyak 52% pendapatan Astra Otoparts pada semester I-2022 berasal dari lini bisnis manufaktur, dan sisanya 48% dari perdagangan.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com