Menu
Sign in
@ Contact
Search
Iklan untuk aset kripto Bitcoin di sebuah jalan di Hong Kong pada 17 Februari 2022. (FOTO: AP/Kin Cheung, File)

Iklan untuk aset kripto Bitcoin di sebuah jalan di Hong Kong pada 17 Februari 2022. (FOTO: AP/Kin Cheung, File)

Pasar Kripto Tiarap Kena Stabilitas Ekonomi AS, Kenapa Bisa Begitu?

Jumat, 28 Okt 2022 | 15:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menjelang akhir pekan, performa pasar kripto malah terkulai lemah, setelah dua hari berturut-turut terus reli kencang. Pergerakan sejumlah aset kripto teratas terjun ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Kenapa bisa begitu?

Secara keseluruhan sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap anjlok ke zona merah pada perdagangan Jumat (28/10) pukul 13.00 WIB. Misalnya saja, dari pantauan CoinPasarCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 20.292, turun 2,24% dalam 24 jam terakhir, meskipun naik 6,44% sepekan terakhir.

Altcoin lainnya juga mengalami hal yang sama. Nilai Ethereum (ETH) ikut tenggelam minus 3,01% ke US$ 1.506 sehari terakhir dan naik 17,02% dalam sepekan. Cardano (ADA) dan Shiba Inu (SHIB) turun lebih dari 5%.

Trader Tokocrypto Afid Sugiono mengatakan, sepekan terakhir pasar kripto memiliki volatilitas yang tinggi dan memang terlihat tampak belum mampu reli panjang. Hal ini disebabkan oleh laporan data ekonomi Amerika Serikat yang membaik.

Advertisement

Baca juga: Intip Laporan Penting Situasi Pasar Kripto Kuartal III-2022

“Jelang akhir pekan ini, pasar kripto berbalik arah. Investor tak sanggup melakukan akumulasi setelah adanya data terbaru soal perkembangan laju ekonomi AS. Aset kripto terkulai setelah investor mencerna hasil pertumbuhan ekonomi AS di kuartal III,” kata Afid, Jumat (28/10/2022).

Pasar Kripto Tertekan

Seperti diketahui, dari sisi makroekonomi, Biro Analisis Ekonomi AS, Kamis (27/10/2022), merilis pertumbuhan ekonomi AS sebesar 2,6% pada kuartal III-2022, lebih baik dari ekspektasi analis 2,4%. Seharusnya, pertumbuhan ekonomi di atas ekspektasi seharusnya menjadi sentimen positif bagi aset berisiko. 

Namun di sisi lain, investor takut bahwa data makroekonomi AS yang cemerlang akan membuat bank sentral AS, The Fed, semakin percaya diri untuk mengetatkan suku bunga acuannya.

Baca juga:  Kondisi Pasar Datar, Bitcoin Kembali Jadi Aset Kripto Kinerja Terbaik

“Dengan situasi ekonomi AS yang membaik bisa membuat sinyal kepada The Fed untuk bisa menaikkan suku bunga acuannya. Mereka mengganggap ini merupakan waktu yang tepat untuk menggejot suku bunga guna menekan inflasi, tapi tidak berdampak buruk kepada ekonomi karena sudah mulai rebound,” terang Afid.

Selain perkara makroekonomi, pelemahan aset kripto ini juga disebabkan oleh ketakutan investor terhadap amblesnya kinerja saham AS, di mana banyak perusahaan raksasa teknologi mengalami performa yang buruk. Hal ini dapat dimaklumi mengingat aset kripto dan saham teknologi berkategori growth stocks memiliki profil risiko yang mirip.

Baca juga: Pasar Kripto Tetap Kuat, DOGE Jadi Primadona

Jelang FOMC Meeting

Di samping itu, menjelang FOMC Meeting yang digelar The Fed pada 1-2 November 2022 menjadi sentimen negatif buat pasar kripto. Kemungkinan, pasar belum bisa rebound hingga keputusan sikap The Fed keluar. Terlebih, The Fed diperkirakan masih memiliki sentimen hawkish untuk terus menaikkan suku bunga untuk yang keenam kalinya di tahun ini sebesar 75 basis poin dalam pertemuan mendatang.

Secara teknikal, penurunan harga BTC saat ini mungkin masih akan terus berlanjut dan dianggap valid karena sejalan dengan volume transaksi yang mulai menurun. Level support terdekat BTC saat ini ada di posisi harga US$ 20.050.

“BTC mungkin masih kuat untuk melakukan retest agar tidak turun terlalu jauh. Investor masih sedikit punya sikap bullish. Namun, bila breakdown, level support selanjutnya berada pada 50- day EMA di level US$ 19.860, yang berfungsi sebagai tahanan apabila support terdekat tidak mampu menahan laju penurunan harga Bitcoin,” pungkas Afid.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com