Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Surya Esa Perkasa Tbk. Foto: Perseroan.

PT Surya Esa Perkasa Tbk. Foto: Perseroan.

Pendapatan Surya Esa (ESSA) Bisa Melonjak 4.935%

Kamis, 24 November 2022 | 04:31 WIB
Zsazya Senorita (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) mengestimasi pendapatan bisa lebih dari US$ 700 juta hingga Desember 2022. Angka itu melonjak sekitar 4.935% dari perolehan tahun lalu, yaitu US$ 13,9 juta. Perseroan belum dapat memproyeksikan pendapatan tahun depan, namun berharap harga LPG dan Amonia akan tetap tinggi.

“2022 ekspektasi kami, revenue lebih besar dari US$ 700 juta dan EBITDA (earning before interest tax and amortization) lebih dari US$ 330 juta. Tahun depan lebih baik tidak kami prediksi, tunggu kami lihat kondisi pasar tahun depan,” ujar Direktur Surya Esa Perkasa (ESSA) Prakash Chand Bumb dalam paparan publik secara virtual, Rabu (23/11/2022).

Sebagai gambaran, hingga September 2022, ESSA telah mencetak pendapatan US$ 557 juta sebagai catatan rekor tertinggi terbaru. Pada kurun waktu yang sama, perseroan membukukan EBITDA US$ 269 juta secara konsolidasi. Dengan kata lain, pendapatan dan EBITDA mereka setahun penuh diperkirakan naik masing-masing 25,67% dan 22,67% dari realisasi sembilan bulan pertama tahun ini.

Baca juga: Pertahankan Kinerja Ciamik, Pendapatan Surge (WIFI) Naik 48%

Prakash menjelaskan, perkiraan tersebut turut ditopang kenaikan target produksi LPG menjadi 63 ribu metric ton (MT) pada akhir 2022 dan produk kondensat menjadi 145 ribu barrel hingga Desember mendatang. Meningkatnya proyeksi pendapatan perseroan tahun ini juga didukung kenaikan harga amonia di pasar global.

Perlu diketahui, sepanjang Januari-September 2022, harga rata-rata amonia naik menjadi US$ 902 per MT dari US$ 441 per MT pada sembilan bulan 2021. Sedangkan realisasi harga LPG pada perbandingan waktu yang serupa, naik menjadi US$ 773 per MT dari US$ 581 per MT.

“Ekspansi kami sekarang sedang kerjakan blue ammonia tahun depan. Kami akan lanjutkan fokus ke amonia. Tentu saja kami mencari peluang untuk bisnis lain tetapi blue ammonia kami fokuskan untuk 2023,” sambung Prakash.

Direktur ESSA Prakash Chand Bumb dalam paparan publik secara virtual, Rabu (23/11/2022).

Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, PT CITA Tbk Raih Tiga Penghargaan ISDA

Namun, perseroan mengaku tidak menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) yang signifikan karena tahun ini dan tahun depan ESSA hanya menyiapkan capex beberapa juta dolar. “Pada dasarnya kami menjaga biaya yang diinginkan (efisiensi),” sambung dia.

Pabrik blue ammonia yang sedang perseroan kembangkan, diperkirakan akan mulai beroperasi pada 2025 dengan kapasitas 1.900 temperature-programmed desorption (TPD). Sebelumnya, ESSA telah menandatangani nota kesepahaman tentang Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS) untuk produksi blue ammonia di Indonesia.

Ditandatangani pada 18 Maret 2021, anak perusahaan ESSA yakni PT Panca Amara Utama akan mengembangkan produksi amoniak rendah karbon di Indonesia, yang dikenal sebagai blue ammonia. Kerja sama ini juga menggandeng Japan Oil, Gas and Metals National Corporation, Mitsubishi Corporation, dan Institut Teknologi Bandung.

Baca juga: Bareng Bukalapak (BUKA), 3 Emiten Grup Bakrie ‘Naik Kasta’ ke Papan Utama, Termasuk BUMI!

“Ini bukan pabrik blue ammonia yang baru tetapi konversi dari pabrik yang saat ini untuk menjadi blue ammonia, kapasitasnya sama,” ujar Wakil Presiden Direktur Surya Esa Perkasa (ESSA) Kanishk Laroya.

Selain blue ammonia, emiten produsen bahan kimia tersebut juga mengaku tertarik untuk mengembangkan green ammonia, namun sampai saat ini ESSA belum punya rencana mengembangkan produk tersebut.

“Rencana mengembangkan green ammonia menurut kami menarik juga. Namun saat ini kami lihat feasibility-nya masih belum layak. Ini harus kami terus monitor ke depan karena seperti kita tahu di renewable energy, cost bisa mulai turun secara drastis kalau ada banyak orang yang mulai mengembangkan,” tutup Kanishk.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com