Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA). (Ilustrasi/Perseroan)

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA). (Ilustrasi/Perseroan)

Pengelola Pizza Hut (PZZA) Semangat Tambah Gerai Baru

Kamis, 24 November 2022 | 17:36 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pengelola Pizza Hut di Indonesia, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) telah menggelontorkan sekitar 90% lebih atau setara Rp 270 miliar dari total belanja modal atau capital expenditure (capex) perseroan tahun ini untuk merealisasikan penambahan sebanyak 615 gerai (outlet) sampai akhir 2022.

Direktur Utama PT Sarimelati Kencana Tbk Hadian Iswara menyampaikan bahwa tahun ini perseroan menyiapkan total capex sebesar Rp 300 miliar dan 90% lebih sudah dibelanjakan untuk membangun outlet.

Baca juga: PP Presisi (PPRE) Bidik Pendapatan Besar Tahun Depan, Begini Upayanya

"Jadi, target kita sampai akhir tahun ini, masih sesuai. Harapannya, kita bisa mencapai 615 outlet sampai akhir 2022. Karena itu, kinerja Desember nanti sangat berpengaruh sehingga menjadi penentu kinerja perseroan di sepanjang 2022," jelas Direktur Utama PT Sarimelati Kencana Tbk Hadian Iswara kepada Investor Daily, Kamis (24/11/2022).

Hadian melanjutkan, penambahan jumlah outlet masih terkonsentrasi di Jawa dan Bali. Walaupun di saat bersamaan, perseroan juga sudah memiliki rencana strategis untuk memperluas jaringan bisnis hingga Indonesia timur.

Hanya saja, perihal ekspansi ini perseroan akan menundanya lantaran harus fokus memperbaiki kinerja. Apalagi, mencermati berbagai dinamika yang terjadi baik di tingkat global maupun domestik, menurut Hadian, perseroan perlu mengonsolidasikan setiap lini usaha yang ada.

"Jadi, kita semuanya betul-betul fokus mengantisipasi gejolak tahun depan seperti ekonomi dan segala macamnya," ujarnya.

Dirinya mengaku optimistis kinerja perseroan tahun ini tetap solid meski dibayangi ancaman kenaikan inflasi dan sebagainya. Tentu, keyakinan itu ditopang oleh kondisi perekonomian domestik yang tumbuh lebih dari 5%.

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA). (mwd)

"Jadi, tidak betul-betul negatif karena demand atau permintaan konsumen dalam negeri masih tinggi. Jadi, harapannya kita masih bisa bertumbuh. Buktinya, sales kita juga cukup bagus sampai semester pertama. Meskipun tidak bisa dihindari, ada kenaikan biaya seperti listrik dan biaya gas yang harus kita siasati," paparnya.

Beruntungnya, dinamika ekonomi yang terjadi saat ini tidak sampai berdampak pada melambungnya harga bahan baku. Bahkan, menurut Hadian, harga bahan baku cenderung stabil berkat mitigasi yang perseroan lakukan dengan menjalin kontrak secara jangka panjang.

"Makanya, kalau kita lihat gross profit kita lebih baik dibandingkan tahun lalu. Artinya, kita bisa me-manage cost dari produksi atau cost dari sisi food and beverage," tambahnya.

Sejalan dengan itu, Direktur Keuangan Perseroan Joe Susanto juga menambahkan bahwa Desember nanti bakal menjadi peak dari bisnis restoran. Karenanya, PZZA optimistis kinerja perseroan di Desember akan dapat menutupi kerugian yang dialami pada semester pertama lalu.

"Jadi, Desember ini harapannya bisa menutupi kerugian. Di samping tentu, kita juga memiliki beberapa strategi salah satunya dengan meluncurkan produk baru yang sudah berjalan di November ini," ungkapnya.

Strategi lainnya, Joe memastikan bahwa perseroan tidak akan membebankan sepenuhnya dampak kenaikan harga akibat inflasi kepada konsumen. Melainkan, berupaya untuk memperkecil dampaknya kepada konsumen.

Baca juga: Nama-nama Investor Raksasa di Balik Venteny (VTNY) yang Mau IPO

Adapun perihal proyeksi kinerja tahun depan, Direktur PZZA Budi Setiawan mengemukakan bahwa semua pengembangan bisnis untuk tahun depan depan sejauh ini masih dalam tahap kajian.

"Tapi yang jelas, kami meyakini perkembangan ekonomi Indonesia ke depan masih menjanjikan. Sampai saat ini, kami masih terus menggodok kira-kira berapa banyak kota yang masih belum kita masuki di mana Pizza Hut masih ditunggu. Jadi, itu semua masih di-review dan mudah-mudahan kita bisa finalkan sebelum akhir tahun ini," tutupnya.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com