Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi Bank Jago (ARTO).

Ilustrasi Bank Jago (ARTO).

Bank Jago (ARTO) Konservatif, Sahamnya Bisa Cuan Berapa? Simak!

Senin, 28 Nov 2022 | 13:31 WIB
Ely Rahmawati (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Jago Tbk (ARTO) tengah memainkan strategi menyeimbangkan pertumbuhan dan kualitas aset, sembari menunggu pemulihan saham teknologi di pasar global. Perseroan menunggu sinergi penuh dengan ekosistem PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) guna mendongkrak kinerja.

Analis CGS-CIMB Sekuritas Handy Noverdanius dan Utami Ratnasari mengungkapkan, pihaknya melihat manajemen Bank Jago bersikap konservatif dengan terus memprioritaskan kualitas kredit di atas pertumbuhan pinjaman, di tengah kondisi makro ekonomi saat ini.

Baca juga: Bukalapak (BUKA) Menuju Profitabilitas, Segini Potensi Cuan dari Sahamnya

Karena itu, Handy dan Utami memangkas asumsi pertumbuhan pinjaman Bank Jago sebesar 16-79% poin di 2022-2024 untuk mencerminkan target konservatif manajemen, karena inflasi dapat merugikan segmen pasar yang ditargetkan Bank Jago.

Advertisement

“Secara keseluruhan, kami sekarang memperkirakan pertumbuhan pinjaman 72% dan 61% di 2022 dan 2023 atau selaras dengan panduan manajeman Bank Jago,” ungkap Handy dan Utami dalam risetnya.

Menurut analis tersebut, investor sangat memerhatikan kualitas aset bank digital. Mereka memperkirakan biaya kredit (cost of credit/CoC) sebesar 5,5%-6% di 2022-2023 karena yakin bank akan mencoba untuk meningkatkan tingkat provisi untuk mengantisipasi potensi penurunan kualitas aset.

Baca juga: Breakeven Bisa Lebih Cepat, Intip Target Saham GOTO

Dalam briefing analis baru-baru ini, emiten berkode saham ARTO ini mematok cost of credit (CoC) hingga 5,5% di 2022 dan 5% di 2023. Manajemen telah mengoreksi pedoman CoC beberapa kali tahun ini. Biaya kredit selama sembilan bulan pada 2022 tercatat sebesar 5,2% dan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 2,1%, meningkat sebesar 60 bps dibanding kuartal sebelumnya.

Saat ini, ARTO masih menunggu sinergi penuh dengan ekosistem GoTo. Penilaian premium ARTO mencerminkan potensi sinergi dengan ekosistem GoTo, meskipun ada beberapa kolaborasi dengan realisasi lebih lambat dari yang diharapkan.

Manajemen ARTO mengatakan, kontribusi dari buy now pay later (BNPL) dan pinjaman tunai (dari ekosistem GoTo) cukup menggembirakan, tetapi masih minim untuk saat ini.

“Namun, manajemen ARTO mengungkapkan, risiko margin bunga bersih (net interest margin/NIM) yang disesuaikan untuk pinjaman GoTo lebih rendah dari portofolio bank saat ini, yakni 14,5% di kuartal III-2022. Sebab, ARTO saat ini membidik nasabah dengan skor kredit tinggi,” sebut Handy dan Utami.

Baca juga: Bank Neo Commerce (BBYB) Yakin Untung Tahun Depan

Dengan demikian, CGS-CIMB Sekuritas mengulangi rekomendasi hold dengan target harga yang direvisi turun menjadi Rp 5.800. Hingga ulasan ini ditayangkan, harga saham ARTO bertengger di posisi Rp 4.950. Dengan demikian, potensi cuan dari saham ARTO sekitar 17%.

ARTO melaporkan laba bersih kuartal III-2022 sebesar Rp 12 miliar (naik 20% qoq), menghasilkan laba bersih hingga September 2022 sebesar 19% di bawah perkiraan analis dan 12% di bawah konsensus Bloomberg.

“Ini meleset dari perkiraan kami karena pertumbuhan pinjaman yang lebih lambat dari estimasi dan provisi yang lebih tinggi dari perkiraan. Harga saham ARTO telah turun 69% year to date, sejalan dengan penyedia solusi pembayaran digital global atau bank,” ungkap Handy dan Utami.

Baca juga: Bos Djarum Sudah Borong Hampir 100 Juta Saham Blibli (BELI), Bakal Terus Bertambah?

Adapun proyeksi laba per saham (EPS) ARTO untuk 2022, 2023, dan 2024 dipangkas masing-masing sebesar 23%, 70%, dan 60% karena pertumbuhan pinjaman yang lebih rendah dan asumsi biaya kredit yang sedikit lebih tinggi.

“Cermati pula potensi positif dari pertumbuhan pinjaman yang lebih tinggi dari perkiraan terutama dari ekosistem GoTo. Namun, risiko penurunan berasal dari memburuknya kualitas aset dan pertumbuhan pinjaman yang lebih lambat dari perkiraan,” pungkas Handy dan Utami.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com