Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: perseroan)

PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: perseroan)

Jelang Private Placement, Investor Asing Crossing Beli Saham Bumi Resources (BUMI) Rp 581 Miliar

Selasa, 29 Nov 2022 | 16:47 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Pemegang saham asing melakukan pembelian bersih (net buy) melalui mekanisme tutup sendiri (crossing) saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp 581,27 miliar di pasar negosiasi, Selasa (29/11/2022).

Crossing saham BUMI ditetapkan di harga Rp 179 dengan jumlah saham yang ditransaksikan sebanyak 3,2 miliar saham. Sedangkan hari ini, saham BUMI ditutup menguat Rp 6 (3,6%) menjadi Rp 185.

Baca juga: Didominasi Saham BUMI, Investor Asing Net Buy Rp 777,19 Miliar

Sebelumnya, Bumi Resources kembali akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement.

Advertisement

Private placement akan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp 80 per saham. Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan sebanyak 27.479.434.606 saham seri C. Sehingga nilai private placement dalam rangka konversi obligasi wajib konversi ini (OWK) kali ini sebesar Rp 2,19 triliun.

Dalam keterbukaan informasi perseroan disebutkan bahwa tanggal pelaksanaan PMHMETD pada 2 Desember 2022 dan pemberitahuan hasil pelaksanaan PMTHMETD pada 6 Desember 2022.

Presiden Direktur Bumi Resources Adika Nuraga Bakrie menjelaskan, efek dari private placement ini bahwa saham BUMI yang akan bertambah sekitar 27 miliar saham sehingga menyebabkan saham BUMI dari 343 miliar saham menjadi sekitar 370 miliar saham.

Baca juga: Market Cap BUMI Menuju Rp 70 Triliun, Grup Salim Turut Jadi Pengendali

“Sebagian besar dari 27 miliar saham ini, sekitar 25 miliar saham, akan dipegang oleh CIC (China Investment Corporation),” terang Adika Nuraga dalam paparan publik Bumi Resources, Selasa (29/11/2022).

Menurut dia, CIC adalah mitra strategis dan dipercaya akan menjadi pemegang saham BUMI yang long term. “Di mana CIC sendiri adalah partner strategis kita dan mereka kita rasa akan menjadi long term holder kepada saham tersebut,” imbuhnya.

Baca juga: Punya Cadangan Batu Bara 2,4 Miliar Ton, Berapa Target Produksi BUMI Tahun Depan?

“CIC sendiri akan balik memiliki sekitar 10% di BUMI sehingga ini akan menjadi sangat strategis bagi kita,” tutup Adika Nuraga.

Adapun dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek BUMI per 31 Oktober 2022, pemegang saham BUMI terdiri atas HSBC-Fund SVS A/C Chendong Investment Corp-Self 10,321%; Mach Energy (Hongkong) Limited 49,44%; Treasure Global Investments Limited 8,72%; pemegang saham kurang dari 5% sebanyak 41,834%.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com