Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX). (Ist)

PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX). (Ist)

Multi Medika (MMIX) IPO, Pendapatan Tahun Lalunya Melambung 12.163%

Rabu, 30 Nov 2022 | 15:06 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Distributor alat kesehatan dan kecantikan, PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) menetapkan harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) Rp 190 per saham.

Perseroan mulai penawaran umum pada 30 November-2 Desember 2022 dengan melepas sebanyak 600 juta saham bernilai nominal Rp 25 per saham atau 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Jumlah seluruh nilai penawaran umum perdanan saham ini sebesar Rp 114 miliar. Mirae Asset Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek.

Baca juga: Mulai Penawaran Umum, Pemasok Masker Alfamart-Indomaret (MMIX) Patok Harga IPO Rp 190

Advertisement

Dana dari IPO akan digunakan sekitar 65% untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis perseroan. Selain itu, sekitar 35% akan digunakan untuk perluasan distribution center dan sarana logistik. Lokasi distribution center baru untuk produk-produk IP lisensi perseroan diperkirakan akan berada di daerah Bumi Serpong Damai tahun 2023 dan PIK2 tahun 2024.

Pemegang saham Multi Medika saat ini adalah PT Multi Inti Usaha 80%, Mengky Mangarek 8%, Eveline Natalia Susanto 8%, Hillary Josephine 2%, Allen Felliciano 2%.

Sementara itu, dalam prospektus perseroan dijelaskan, penjualan neto perseroan tercatat sebesar Rp 82,12 miliar pada periode 5 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2022, tumbuh sebesar 102,89% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 40,47 miliar. Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya penjualan masker melalui jalur distribusi toko ritel seperti minimarket, supermarket, dan convenience store, serta penjualan melalui luring/marketplace.

Sedangkan, pendapatan neto perseroan tercatat sebesar Rp 181,84 miliar pada tahun 2021, tumbuh sebesar 12.163,33% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 1,48 miliar. Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya penjualan masker melalui jalur distribusi toko ritel seperti minimarket, supermarket, dan convenience store, serta penjualan melalui luring/marketplace.

Baca juga: Emiten Menara Grup Djarum (TOWR) Raih Pendapatan Rp 8,1 T, Laba Bersih Turun Tipis

Kemudian, laba periode/tahun berjalan perseroan tercatat sebesar Rp 19,75 miliar pada periode 5 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2022, tumbuh sebesar 91,20% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 10,33 miliar.Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan laba sebelum pajak.

Adapun laba periode/tahun berjalan perseroan tercatat sebesar Rp 25,04 miliar pada tahun 2021, tumbuh sebesar 6.997,32% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 352,87 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan laba sebelum pajak.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com