Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kawasan Industri Suryacipta Gandeng Xurya Instalasi PLTS Atap. Sumber : Istimewa

Kawasan Industri Suryacipta Gandeng Xurya Instalasi PLTS Atap. Sumber : Istimewa

Permintaan Lahan Industri Tinggi, Tiga Saham Ini Menarik Disimak

Minggu, 4 Des 2022 | 19:49 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Didukung peningkatan permintaan lahan industri untuk segmen pusat data (data center) dan pengembangan kendaraan listrik, derasnya aliran investasi asing, dan valuasi saham masih murah, berotensi mendorong pertumbuhan emiten kawasan industri.

Baca juga: Tol Serang-Panimbang Sinergikan Kawasan Industri dan Wisata

BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa emiten sektor kawasan industri memiliki potensi pertumbuhan berkelanjutkan ke depan. Sedangkan saham PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menjadi pilihan teratas untuk saham sektor ini.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano mengatakan, kondisi ekonomi dunia memasuki gangguan rantai pasokan dan tenaga kerja yang sebelumnya tidak pernah terjadi. Hal ini memicu peningkatan inflasi global. “Meski demikian, Indonesia memiliki posisi paling baik dalam menghadapi kondisi tersebut, seiring pasokan komoditas melimpah bersamaan dengan peningkatan konsumsi domestik. Hal ini tercermin dari peningkatan aliran investasi langsung asing dari kuarta ke kuartal,” terangnya.

Advertisement

Baca juga: Investasi Kawasan Industri dan IKN Jadi Sumber Pertumbuhan Baru PTPP, Begini Target Sahamnya

Hingga kuartal III-2022, investasi asing mencapai US$ 33 triliun atau sudah di atas perolehan tahun 2021 senilai US$ 31 triliun. Investasi asing masuk ke industri logam, kertas, dan kimia. Tidak hanya itu, PMI Indonesia juga sudah berada dalam kondisi yang menguat terhitung sejak September 2021.

Peningkatan permintaan lahan industri, terang dia, berasal dari besarnya investasi ke industri logam dalam tiga tahun terakhir yang berimplikasi terhadap pengembangan manufaktur kendaraan listrik.

“Kondisi ini akan membuat permintaan lahan industri koridor yang dekat dengan Jakarta dan pelabuhan Patimban akan meningkat ke depan,” terangnya.

Baca juga: Kuartal III, Data Center Dominasi Permintaan Kawasan Industri

Sedangkan pemilihan umum tahun 2024, menurut dia, akan menjadi ajang pembuktian kepastian pengembangan kendaraan listrik di Indonesia untuk lima tahun mendatang. Sedagkan dampak pemilu terhadap permintaan lahan industri diprediksi hanya kecil, karena dalam jangka panjang ekonomi Indonesia diprediksi tetap kuat. Hal ini juga didukung histori dalam beberapa tahu terakhir.

Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan overweight saham emiten industri, yaitu saham PT Bekasi Fajar Tbk (BEST) direkomendasikan hold dengan target harga Rp 140, saham PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 230, dan saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 700.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com