Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Teladan Prima Agro Tbk. Foto: Perseroan

PT Teladan Prima Agro Tbk. Foto: Perseroan

Teladan Prima Agro Ganti Lahan Pembangunan Pembangkit Biogas

Selasa, 6 Des 2022 | 01:02 WIB
Zsazya Senorita (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) mengganti laham pembangunan pembangkit listrik tenaga biogas (biogas power plant) yang akan digarap anak perusahaan yaitu PT Daya Lestari. Pembangkit itu akan dibangun di lahan anak usaha PT Telen Prima Sawit (TPS), Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur dari  tadinya di lahan PT Telen (TLN).

Merujuk rencana penggunaan dana dari hasil IPO saham, sebagaimana telah dicantumkan dalam prospektus, salah satu tujuan penggunaan dana IPO adalah adalah penyetoran modal kepada Daya Lestari. Dana itu akan dipakai sebagai belanja modal (capital expenditure/capex) berupa pembangunan biogas power plant yang berlokasi di Kutai Timur

Dalam rencana awal, pembangunan biogas power plant berada di Kabupaten Kutai Timur dan menempati lahan milik entitas anak perseroan, TLN. “Namun dengan pertimbangan optimalisasi aset dan biaya, perseroan berencana melakukan perubahan rencana berupa pengalihan lokasi pembangunan biogas dari sebelumnya menempati lahan milik TLN menjadi menempati lahan milik entitas anak lainnya, yaitu TPS,” jelas Direktur Utama Teladan Prima Agro Wishnu Wardhana dalam keterangan resmi, Senin (5/12/2022).

Sebagai catatan, Wishnu menegaskan, perubahan rencana ini tidak akan mengubah lokasi pembangunan biogas power plant, karena kedua anak perusahaan perseroan yaitu TLN dan TPS berlokasi di Kabupaten Kutai Timur. Hal ini juga diklaim tidak mengubah rencana penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham sebagaimana telah dinyatakan dalam prospektus perseroan dalam rangka penawaran umum perdana saham April lalu.

Advertisement

“Perubahan atas rencana perseroan sebagaimana dijelaskan di atas tidak akan memengaruhi dan berdampak kepada operasional, hukum, kondisi keuangan, dan atau keberlangsungan usaha perseroan,” terang Wisnu, menjelaskan dampak kejadian dan informasi tersebut terhadap keberlangsungan bisnis TLDN.

Saat resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 April 2022, perusahaan kelapa sawit tersebut menghasilkan dana penawaran umum Rp 300,35 miliar. Dalam prospektus awal, Teladan Prima Agro mengumumkan bahwa seluruh dana hasil penawaran umum, setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan 71% untuk belanja modal. Sisanya, 29% akan digunakan untuk penyetoran modal kepada perusahaan anak.

Dari jumlah tersebut, sekitar 14% dana akan disetor sebagai modal Daya Lestari untuk belanja membangun biogas power plant, beserta seluruh pengurusan perizinan. Sehubungan pembangunan ini, Daya Lestari berpotensi memproduksi gas 5,3 juta Nm3 per tahun dan listrik berkapasitas sampai 1,2 MW.

Adapun sekitar 15% dana IPO akan disetor sebagai modal bagi PT Telen Prima Sawit untuk pembangunan fasilitas pabrik pengolahan inti sawit (kernel crushing plant/KCP). Dana ini juga mencakup seluruh pengurusan perizinan sehubungan dengan pembangunan fasilitas pabrik tersebut.

Belanja modal tersebut dilakukan dalam upaya hilirisasi dan peningkatan nilai jual pada produk diolah. Kapasitas pabrik pengolahan inti sawit yang akan dibangun di Kabupaten Kutai Timur, rencananya mencapai 100 ton inti sawit per hari.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com