Menu
Sign in
@ Contact
Search
Seorang pembeli berjalan melewati gerai Telkom di sebuah pusat perbelanjaan di Johannesburg, Afrika Selatan pada 26 Februari 2016. (Foto: REUTERS/Siphiwe Sibeko)

Seorang pembeli berjalan melewati gerai Telkom di sebuah pusat perbelanjaan di Johannesburg, Afrika Selatan pada 26 Februari 2016. (Foto: REUTERS/Siphiwe Sibeko)

Saham Telkom (TLKM) Terpangkas 11%, Apa pemicunya?

Selasa, 6 Des 2022 | 15:16 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Harga saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ditutup anjlok Rp 240 (6,25%) menjadi Rp 3.600. Penurunan tersebut terjadi sejalan dengan anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/12/2022), ditutup anjlok sebesar 94,76 poin (1,77%) menjadi 6.892,57.

Dengan koreksi tersebut, harga saham TLKM sepanjang Desember 2022 berjalan telah melemah 11,13% dari Rp 4.040 menjadi Rp 3.590.

Baca juga: Telkom (TLKM) Garap Proyek Web 3.0, Sahamnya Bersiap Tembus Rp 5.000

Hingga September 2022, Telkom membukukan pendapatan Rp 108,87 triliun sampai dengan 30 September 2022. Naik 2,66% dari periode yang sama tahun lalu Rp 106,04 triliun.

Advertisement

Dalam laporan keuangan hingga kuartal III-2022, Telkom mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 16,58 triliun. Turun 12,13% secara year on year (yoy) dari Rp 18,87 triliun.

Dalam sembilan bulan 2022, TLKM membukukan beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi Rp 27,16 triliun; beban penyusutan dan amortisasi Rp 25,01 triliun; beban karyawan Rp 11,15 triliun; beban interkoneksi Rp 3,86 triliun; beban umum dan administrasi Rp 4,44 triliun; beban pemasaran Rp 2,77 triliun; kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi Rp 3,08 triliun; penghasilan lain-lain (bersih) Rp 48 miliar; laba selisih kurs (bersih) Rp 168 miliar.

Sektor Energi

Penurunan indeks dipengaruhi penurunan hampir seluruh sektor saham dengan penurunan lebih dari 1%. Penurunan terdalam melanda saham sektor material dasar 2,61% dan saham sektor infrastruktur 2,81%. Sebaliknya saham sektor energi naik 0,54%.

Baca juga: Telkom (TLKM) Raih Laba Bersih Rp 16,5 Triliun

Meski IHSG anjlok keempat saham ini catatkan lonjakan harga sampai auto reject atas (ARA) untuk empat saham berikut, yaitu PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) naik Rp 66 (34,74%) menjadi Rp 256, PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) naik Rp 28 (34,57%) menjadi Rp 109, PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) naik Rp 115 (25%) menjadi Rp 575, dan PT Singara Putra Tbk (SINI) naik Rp 220 (24,72%) menjadi Rp 1.110. Begitu uga saham PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) naik Rp 50 (19,84%) menjadi Rp 302.

Baca juga: IHSG Anjlok 1,77%, Tapi Empat Saham Ini Auto Reject Atas

Sebaliknya kelima saham ini catatkan penurunan dalam sampai auto reject bawah (ARB), yaitu saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA), PT Energi Mega Persasda Tb (ENRG), PT WIR Asia Tbk (WIRG), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com