Selasa, 21 Maret 2023

Mirae: IHSG melemah Terbatas, BUMI dan Dua Saham Lainnya Masuk Daftar Pantauan

Indah Handayani
7 Des 2022 | 09:20 WIB
BAGIKAN
Investor melihat pergerakan saham di sebuah perkantoran, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Investor melihat pergerakan saham di sebuah perkantoran, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Mirae Asset Sekuritas memprediksi IHSG bergerak melemah terbatas pada perdagangan Rabu (7/12/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangan pada rentang 6.873 – 6.951, dan critical level di 6,860. BUMI dan dua saham lainnya masuk daftar pantuan.

Mirae Asset Sekuritas menjelaskan, indikator MFI optimized cenderung naik sementara koreksi indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized mulai terbatas. Indeks ini berada di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. “Pada periode weekly, koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized mulai tertahan,” tulis Mirae Asset Sekuritas dalam risetnya, Rabu (7/12/2022).

IHSG ditutup melemah tajam kemarin, sebesar 1,4% ke 6.892,6 (4,7% YTD), dengan saham-saham yang menurun antara lain TLKM (6,3%), GOTO (6,5%), dan BBCA (1,1%). Sementara itu, indeks ekuitas Asia ditutup beragam, dengan Nikkei naik 0,2% menjadi 27.885,9 sementara Hang Seng turun 0,4% menjadi 19.441,2 (16,9% YTD).

Investor asing kembali mencatat arus keluar bersih kemarin, kali ini sebesar Rp 1,3 triliun (net outflow Rp 5,7 triliun MTD) dan Rupiah terdepresiasi sebesar 1% menjadi Rp 15.618 per dolar AS. 

Di AS, S&P500 ditutup lebih rendah untuk hari keempat berturut-turut karena investor mempertimbangkan masalah ekonomi, kali ini sebesar 1,4% menjadi 3.941,3. Sementara Dow Jones turun 1% menjadi 33.596,3. Kekhawatiran pasar tentang resesi yang akan datang, sebagaimana tersirat oleh penurunan data manufaktur dan perumahan ISM dan ancaman FOMC yang lebih condong ke hawkish, dihasilkan dari data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan.

Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan BUMI dan dua saham lainnya yang masuk dalma daftar pantauan hari ini, yaitu:

PGAS

Harga penutupan: 1.830 (+1,35%)

Rekomendasi: Buy on weakness

Target harga: 1.890

Trading range: 1.800-1.855

Cut loss level: 1.790

Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized mulai terbatas dan W%R optimized masih bergerak naik. Harga saat ini di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized.

BBCA

Harga penutupan: 8,675 (-1,14%)

Rekomendasi: Buy on weaknes

Target harga: 9.050

Trading range: 8.575-8.825

Cut loss level: 8.550

Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized masih bergerak turun namun indikator W%R optimized mulai bergerak naik. Harga masih di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized.

BUMI

Harga penutupan: 171 (0,00%)

Rekomendasi: Trading buy

Target harga: 191

Trading range: 166-174

Cut loss level: 163

Indikator MFI optimized masih terlihat, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized sudah berada di oversold area.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 8 menit yang lalu

Tak Seberat Sebelumnya, Kenali Gejala Covid-19 Terkini

Gejala Covid-19 pada populasi umum saat ini tak seberat sebelumnya. Lalu bagaimana gejala Covid-19 terkini?
Finance 15 menit yang lalu

AIA dan BCA Luncurkan Maxi Value Protection, Solusi Proteksi Unit Link

PT AIA Financial (AIA) bersama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meluncurkan Maxi Value Protection
International 21 menit yang lalu

Putin: Rusia Bisa Diskusikan Rencanakan Perdamaian Tiongkok

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan rencana perdamaian Tiongkok untuk Ukraina bisa didiskusikan.
Market 28 menit yang lalu

Anak Haji Isam Jual Saham PGUN Rp 352 M

Sejumlah saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dijual oleh 2 pengendalinya, yakni PT Citra Agro Raya (CAR) dan PT Araya Agro Lestari (AAL).
International 45 menit yang lalu

Bagaimana US$ 17 Miliar Hilang dari Obligasi ‘CoCo’ Credit Suisse

Penjualan Credit Suisse ke UBS telah memperbaharui perhatian pada obligasi CoCo, sekuritas keamanan hibrida setelah krisis keuangan 2008.
Copyright © 2023 Investor.id