Menu
Sign in
@ Contact
Search
Aktivitas investor di galeri sekuritas di Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

Aktivitas investor di galeri sekuritas di Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

Bayan (BYAN) Naik ke Peringkat 3, Bank Mandiri (BMRI) Disalip!

Rabu, 7 Des 2022 | 19:23 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bayan Resources Tbk (BYAN) berhasil naik ke peringkat 3 dalam jajaran emiten berkapitalisasi pasar saham terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Nilai kapitalisasi pasar (market cap) Bayan Resources kini mencapai Rp 508 triliun.

Pada penutupan perdagangan saham di BEI, Rabu (7/12/2022), harga saham BYAN kembali melonjak 4,1% ke level Rp 15.225 di tengah jatuhnya indeks harga saham gabungan (IHSG).

Baca juga: Ambisi Bayan Resources (BYAN) Kejar Target pada 2023

Dengan begitu, harga saham BYAN sudah naik 63,5% selama bulan Desember berjalan. Adapun sepanjang tahun berjalan ini, BYAN telah melesat 463,8%.

Advertisement

Alhasil, Bayan Resources yang dimiliki Low Tuck Kwong – pebisnis asal Singapura yang telah berganti kewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) – berhasil menyalip PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang kini memiliki market cap sebesar Rp 479 triliun, turun ke peringkat 4.

Sebelumnya, Bayan juga sukses menggeser posisi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) di jajaran emiten elite tersebut.

Baca juga: BUMI Tuntaskan Private Placement, Kepemilikan Grup Salim Terdilusi

Hari ini, Telkom bertengger di peringkat 5 dengan market cap senilai Rp 365 triliun. Selanjutnya di peringkat 6 adalah PT Astra International Tbk (ASII) dengan market cap Rp 232 triliun dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) di peringkat 7 dengan market cap Rp 204 triliun.

BEI, Rabu (7/12/2022).

Kemudian, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) di peringkat 8 dengan market cap Rp 179 triliun, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) di peringkat 9 dengan market cap Rp 175 triliun, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) di peringkat 10 dengan market cap Rp 127 triliun.

Baca juga: United Tractors (UNTR) Akuisisi 2 Perusahaan Nikel Rp 4,27 Triliun

Sementara itu, di peringkat 1, masih berdasarkan data BEI, tetap ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan market cap mencapai Rp 1.031 triliun. Peringkat 2 adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 714 triliun.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com