Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Ist)

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Ist)

GOTO Mau Buka-bukaan, Ini Bocorannya!

Kamis, 8 Des 2022 | 12:46 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menggelar paparan publik insidentil (incidental public expose) pada Kamis, 8 Desember 2022 untuk menjelaskan informasi terbaru kepada investor publik.

Dilansir dari situs Bursa Efek Indonesia (BEI), GOTO telah mengunggah dokumen yang akan digunakan dalam paparannya.

Baca juga: Bingung Mau Lihat GOTO Buka-bukaan? Ternyata Bisa juga Dilihat di Youtube

Di dalam dokumen tersebut, manajemen GOTO akan memaparkan prioritas dan kinerja perusahaan. Terkait dengan prioritas perusahaan, manajemen GOTO akan mengungkap dua strategi untuk percepat pencapaian profitabilitas mereka.

Advertisement

Pertama, perusahaan akan memprioritaskan pertumbuhan pendapatan dari inovasi produk dan fokus pada konsumen yang telah setia di ekosistem GOTO.

Kedua, perusahaan akan terus mendorong efisiensi biaya di seluruh lini bisnis.

Lebih lanjut, perusahaan juga mencantumkan lima produk andalan mereka yang merupakan hasil sinergi ekosistem Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial.

Pertama, GoPay Coins yang merupakan poin penghargaan loyalitas tunggal untuk konsumen dalam ekosistem Grup GoTo, yang bisa dimanfaatkan untuk lintas layanan dalam ekosistem. “Sebanyak 21% konsumen GoTo telah menggunakan GoPayCoins,” tulis manajemen GoTo dikutip, Rabu ini (7/12/2022).

Kedua, GoTo Plus, paket berlangganan untuk konsumen Tokopedia yang sering disebut seperti Amazon Prime juga telah mencapai lebih dari 50.000 pengguna walaupun baru diluncurkan beberapa bulan lalu.

Ketiga, GoPayLater Cicil juga telah tersedia sebagai salah satu layanan pembayaran di Tokopedia. Layanan yang sering disebut sebagai “kartu kredit tanpa kartu” ini telah tersedia untuk lebih dari 4 juta pengguna yang di-whitelisted.

Keempat, GoFood juga baru meluncurkan GoFood Hemat yang memungkinkan konsumen untuk mendapatkan harga pesanan yang lebih murah dalam radius 2 km.

Inovasi tersebut telah mengantarkan GOTO ke pertumbuhan pendapatan yang lebih baik. Secara kinerja bisnis 3 bulan hingga September 2022 (Q3-2022), nilai transaksi bruto (gross transaction value/GTV) naik 33% menjadi Rp 161 triliun dari periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy), dengan pendapatan bruto juga naik 30% menjadi Rp 5,9 triliun.

Total selama 9 bulan tahun ini, GTV GoTo menembus Rp 451,47 triliun dari periode yang sama tahun tahun lalu Rp 324,94 triliun (proforma), naik 38,94%, sedangkan pendapatan kotor juga naik 42,01% menjadi Rp 16,63 triliun dari sebelumnya Rp 11,71 triliun (proforma).

Baca juga: Telkom (TLKM) Sebut GOTO Akan Untungkan Telkom Mulai 2023, Kok Bisa?

Produk terakhir yang disebutkan di dalam dokumen adalah GoTransit yang merupakan layanan pembelian tiket kereta commuter line langsung lewat aplikasi Gojek. Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, 74% dari seluruh penjualan tiket digital KRL berasal dari GoTransit.

Terkait public expose insidentil, para pemilik saham GoTo dapat menyaksikannya pukul 14.00- 15.30 via Zoom. Tapi ternyata bukan hanya lewat Zoom, paparan publik GOTO juga bisa dilihat di Youtube channel Gojek/Tokopedia/GoTo Financial.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com