Menu
Sign in
@ Contact
Search
Investor memotret layar pergerakan saham. (B Universe Photo/David Gita Roza)

Investor memotret layar pergerakan saham. (B Universe Photo/David Gita Roza)

Peluang Window Dressing Masih Terbuka, Simak Lima Saham Peluang Cuan Hingga 8%

Jumat, 9 Des 2022 | 11:04 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – IHSG melempem sejak awal pekan ini. Tapi, jangan khawatir IHSG diprediksi akan kembali menguat seiring peluang fenomena window dressing yang masih terbuka di penghujung tahun. Bahkan, ada lima saham disebut berpeluang cuan hingga 8%. Apa saja sahamnya?

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih menjelaskan, secara historis dalam tahun 10 terakhir IHSG mengalami penguatan di akhir tahun khususnya pada bulan Desember dengan probabilitas 100%. Biasanya saham yang akan mendapatkan euforia window dressing adalah saham dengan kapitalisasi pasar tinggi serta didorong oleh kinerja keuangan yang solid.

“Gambaran window dressing di tahun 2022, sejauh ini di bulan Desember IHSG terkoreksi 6 hari beruntun. Penurunan IHSG salah satunya dipicu oleh terkoreksinya saham GOTO dan perusahaan afiliasi yang memiliki bobot besar di IHSG,” ungkap Ratih, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Sah, Raksasa Keuangan Thailand Akuisisi Bank Maspion (BMAS)

Advertisement

Ratih menambahkan, pergerakan IHSG saat ini juga masih dibayangi oleh kebijakan The Fed. Hal ini tercermin pada capital outflow dengan tercatatnya jual bersih asing (net sell) di pasar reguler mencapai Rp6,6 triliun dalam seminggu terakhir.

Ditambah lagi, lanjut dia, The Fed berpotensi menaikan suku bunga di pekan depan tepatnya pada FOMC tanggal 14-15 Desember 2022 yang diproyeksikan meningkat 50 bps. Namun, tidak menutup kemungkinan akan lebih hawkish, jika pengumuman inflasi pada minggu yang sama masih tercatat tinggi.

Baca juga: Saham Blue Chip Terkikis 0,9%, IHSG Tertahan di Zona 6.700

Menurut Ratih, kekhawatiran akan inflasi yang masih tinggi didorong oleh indikator ekonomi Amerika Serikat di bulan November, seperti Unemployment Rate sebesar 3,7% dan Non Farm Payroll di level 263 ribu (lebih tinggi dari konsensus sebesar 200 ribu) menandakan pasar tenaga kerja masih solid, serta PMI Non-Manufaktur Amerika Serikat yang terakselerasi.

“Jika inflasi dan kebijakan suku bunga The Fed sesuai dengan ekspektasi pasar, maka peluang window dressing di tahun 2022 akan terbuka,”

Untuk itu, Ratih merekomendasikan lima saham pilihan yang bisa dicermati investor untuk menyambut window dressing diantaranya

BBCA

Rekomendasi: Buy, di area Rp8.450-Rp8.500

Target harga: Rp8.900

Cut loss: apabila break support di level harga Rp8.100.

Baca juga: Mandiri Sekuritas: IHSG Rebound, Siap-siap Empat Saham Ini Bakal Melaju

BMRI

Rekomendasi: Buy di area Rp10.000

Target harga: Rp10.600

Cut loss: apabila break support di level harga Rp9.800.

MDKA

Rekomendasi: Buy di area Rp4.350-Rp4.400

Target harga: Rp 4.600

Cut loss: apabila break support pada area MA-50 nya di level harga Rp4.050.

Baca juga: Perdana Melantai di Bursa, Saham Isra Presisi (ISAP) Dibuka Loncat

MAPI

Rekomendasi: Buy di area Rp1.430-Rp1.450

Target harga: Rp1.550

Cut loss: apabila break support pada area MA-20 nya di level harga Rp1.360.

KLBF

Rekomendasi: Buy di area Rp2.050-Rp2.100

Target harga: Rp2.300

Cut loss: apabila break support di level harga Rp1.940.

saham peluang cuan hingga 8%

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com