Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pemandangan udara menunjukkan kapal tunda membantu sebuah kapal tanker minyak mentah untuk berlabuh di terminal minyak lepas Pulau Waidiao, Zhoushan, Provinsi Zhejiang, Tiongkok pada 18 Juli 2022. (FOTO: cnsphoto via REUTERS)

Pemandangan udara menunjukkan kapal tunda membantu sebuah kapal tanker minyak mentah untuk berlabuh di terminal minyak lepas Pulau Waidiao, Zhoushan, Provinsi Zhejiang, Tiongkok pada 18 Juli 2022. (FOTO: cnsphoto via REUTERS)

Meski Turun Tipis, Harga Minyak Catat Penurunan Mingguan Terbesar

Sabtu, 10 Des 2022 | 07:31 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

HOUSTON, investor.id - Harga minyak turun tipis di perdagangan yang bergejolak pada Jumat (10/12/2022). Meski turun tipis, kedua tolok ukur mencatat penurunan mingguan terbesar mereka dalam beberapa bulan terakhir. Tertekan meningkatnya kekhawatiran resesi, mengesampingkan menipisnya pasokan, setelah data ekonomi yang lemah dari Tiongkok, Eropa dan Amerika Serikat.

Minyak mentah antara West Texas Intermediate (WTI) AS turun tpis 44 sen menjadi US$ 71,02 per barel, level terendah baru untuk 2022. Minyak mentah Brent ditutup 5 sen lebih rendah pada US$ 76,10 per barel.

"Kekhawatiran tentang pasokan adalah sekunder dari kekhawatiran tentang ekonomi," kata analis Mizuho Robert Yawger.

Harga minyak sempat menguat lebih dari 1% di awal sesi setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan eksportir energi terbesar dunia dapat memangkas produksi sebagai tanggapan atas pembatasan harga pada ekspor minyak mentahnya.

Advertisement

Baca juga: Investor Mencerna Data Ekonomi AS, Wall Street Berakhir Melemah

Namun, kenaikan harga produsen AS yang sedikit lebih tinggi dari perkiraan pada bulan November, dan berita tentang dimulainya kembali sebagian pada Keystone Pipeline membatalkan kenaikan tersebut. Sehingga mendorong tolok ukur merosot lebih dari US$ 1. Keystone ditutup awal pekan ini setelah kebocoran minyak 14 ribu barel di Kansas.

Indeks harga produsen (PPI) AS naik sedikit lebih dari yang diperkirakan pada November di tengah lonjakan biaya jasa, menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS.

Peningkatan tersebut mungkin membuat Federal Reserve lebih mungkin ‘menginjak percepatan’ pada kenaikan suku bunga, melanjutkan kekhawatiran akan resesi yang membayangi, kata Yawger.

Baca juga: Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Kompak Menguat

Kedua tolok ukur minyak mentah membukukan kerugian mingguan masing-masing sekitar 10%. Itu adalah penurunan mingguan terbesar sejak April untuk kontrak berjangka WTI AS, dan sejak awal Agustus untuk Brent. 

Baik Yawger dan Walter Zimmerman, kepala analis teknis di ICAP, memperingatkan bahwa jika minyak mentah AS turun di bawah US$ 70 per barel, itu bisa terjun bebas dan mencapai kisaran rendah US$ 60 selama sesi mendatang.

Struktur pasar untuk kontrak WTI beralih ke perdagangan contango selama tahun depan untuk pertama kalinya sejak November 2020, dengan kontrak untuk pengiriman jangka pendek lebih murah daripada satu tahun kemudian. Kontrak Brent juga beralih ke perdagangan contango selama enam bulan ke depan.

Baca juga: Harga CPO Rebound 

Pasar di contango menunjukkan berkurangnya kekhawatiran tentang situasi pasokan saat ini karena melemahnya permintaan, dan mendorong pedagang untuk menyimpan barel.

Di Tiongkok, lonjakan infeksi Covid-19 kemungkinan akan menekan pertumbuhan ekonomi dalam beberapa bulan ke depan meskipun beberapa pembatasan telah dilonggarkan, kata para ekonom.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan ekonomi AS akan mengalami resesi singkat dan dangkal di tahun mendatang. Peramal memperkirakan Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) pada 14 Desember.

Bank Sentral Eropa juga kemungkinan akan menaikkan suku bunga deposito sebesar 50 bps minggu depan menjadi 2%, bahkan saat ekonomi zona Euro diyakini sudah berada dalam resesi.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com