Minggu, 28 Mei 2023

Sepanjang 2022, IHSG Berhasil Torehkan Kenaikan 4,08%

Parluhutan Situmorang
30 Des 2022 | 15:38 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)
Pengunjung melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2022 menguat sebanyak 269 poin (4,08%) dari level 6.581,4 menjadi 6.850,6. Sektor utama penggerak indeks sepanjang tahun ini adalah sektor energi.

Pergerakan IHSG tahun ini berada dalam rentang 6.768,3 yang menjadi level terendah sepanjang tahun ini. Sedangkan level tertinggi pada level 7.318 pada 13 September 2022.

Pada hari terakhir perdagangan saham BEI tahun 2022, Jumat (30/12/2022), IHSG ditutup turun tipis 9,46 poin (0,14%). IHSG bergerak dalam rentang 6.838-6.888 dengan nilai transaksi Rp 7,08 triliun.

Penurunan indeks dipicu oleh pelemahan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor konsumer non primer yang turun 0,89%, sektor teknologi 0,89%, sektor material dasar 0,64%, dan sektor industri 0,13%. Sebaliknya, penguatan melanda sektor infrastruktur 1,34%, sektor kesehatan 0,68%, dan sektor keuangan 0,31%.

Meski IHSG melemah, dua saham ini ditutup naik hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Bank J Trust Indonesia Tbk (BCIC) yang naik Rp 45 (34,88%) menjadi Rp 174 dan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik Rp 220 (24,86%) menjadi Rp 1.105.

Penguatan juga melanda saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) naik Rp 980 (24,50%) menjadi Rp 4.980, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) naik Rp 125 (22,73%) menjadi Rp 675, dan PT Indo Straits Tbk (PTIS) naik Rp 80 (20%) menjadi Rp 480.

Sebaliknya, lima saham ini ditutup anjlok, yaitu saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA), PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS), PT Meta Epsi Tbk (MTPS), dan PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE).

Editor: Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Dapatkan info hot pilihan seputar ekonomi, keuangan, dan pasar modal dengan bergabung di channel Telegram "Official Investor.ID". Lebih praktis, cepat, dan interaktif. Caranya klik link https://t.me/+ijaEXDjGdL1lZTE1, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Ini Fokus Hibank Besutan BNI

PT Bank Mayora sebagai anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah resmi berubah nama menjadi PT Bank Hibank Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Nasabah Prioritas Berpotensi Meningkat, Mandiri Sekuritas Luncurkan MOST Priority

Mandiri Sekuritas meluncurkan MOST Priority. Hal ini seiring pertumbuhan investor pasar modal terus meningkat. 
International 2 jam yang lalu

Biden dan McCarthy Berbicara Soal Kesepakatan Plafon Utang AS

Presiden AS Joe Biden dan anggota kongres Kevin McCarthy melakukan pembicaraan melalui telepon soal kesepakatan plafon utang
Finance 5 jam yang lalu

NPL Tinggi, BPR/BPRS Diminta Akselerasi Transformasi Digital

BPR/BPRS perlu mengakselerasi transformasi digital dalam proses bisnis, karena NPL masih tinggi.
Finance 8 jam yang lalu

 ‘Fraud’ Masih jadi Isu, Indonesia Re dan Gallagher Re Gelar Claim Forum 2023

Claim Forum 2023 untuk meningkatkan kesadaran semua pihak seperti apa proses klaim yang baik dan benar dan demi mencegah terjadinya fraud.
Copyright © 2023 Investor.id