Minggu, 2 April 2023

Pemerintah Jajaki Opsi PMN untuk Waskita Karya (WSKT)

Muawwan Daelami
6 Feb 2023 | 05:20 WIB
BAGIKAN
Sejumlah pekerja mengerjakan pembuatan full slab di plant Grup Waskita. (Dok. BeritaSatu Photo)
Sejumlah pekerja mengerjakan pembuatan full slab di plant Grup Waskita. (Dok. BeritaSatu Photo)

JAKARTA, investor.id - Kementerian BUMN membuka opsi untuk mengusulkan kembali penyertaan modal negara (PMN) bagi PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Hal ini dipilih ketika restrukturisasi internal gagal.

Baca juga: Percepat Profitabilitas, GOTO Kaji Jual Aset Non-inti

Staf Khusus III BUMN Arya Sinulingga menyampaikan, Kementerian BUMN akan memprioritaskan perbaikan internal, ketimbang mengusulkan PMN.

"Jadi, yang kami lakukan pertama adalah memperbaiki kondisi keuangan. Setelah itu, baru kami lihat, apa masih memungkinkan tanpa PMN. Tetapi, kalau tidak memungkinkan, mau tidak mau pakai PMN," jelas Arya, akhir pekan lalu.

Baca juga: Progres Fisik Proyek Infrastruktur Dasar IKN Sudah Capai 14%

Dia menegaskan, dalam kasus obligasi yang melilit Waskita, Kementerian BUMN akan membenahi internal perseroan terlebih dahulu. Sebab, restrukturisasi perbankan sudah berjalan, sehingga akan dilanjutkan dengan restrukturisasi obligasi.

Dengan begitu, kata Arya, perseroan tidak akan tiba-tiba mengajukan PMN sebelum menuntaskan restrukturisasi.  "Tapi yang jelas, kita sudah punya konsep untuk restrukturisasi obligasi Waskita," imbuh dia.

Baca juga: Telkom (TLKM) Akan Suntikkan Dana Bertahap ke LinkAja

Sebelumnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah menjatuhkan rating idBBB dengan credit watch with negative implication kepada Waskita Karya, seiring obligasi senilai Rp 2,3 triliun yang akan jatuh tempo pada 23 Februari 2023.

Peringkat Waskita tersebut melorot dari idBBB menjadi idBBB dengan credit watch with negative implication. Padahal sebelumnya, perseroan berencana melunasi obligasi tersebut menggunakan dana hasil aksi korporasi. 

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 10 menit yang lalu

Jalin Kolaborasi dengan Mineski, LinkAja Hadirkan Fitur mgames

Kehadiran mgames di aplikasi LinkAja untuk memperkaya pengalaman bertransaksi digital bagi lebih dari 80 juta pengguna LinkAja.
Market 32 menit yang lalu

Duh, Kerugian Indofarma (INAF) Bertambah Besar hingga 10 Kali Lipat Lebih

Indofarma (INAF) belum keluar dari masa-masa sulit. Kerugian bertambah besar hingga 10 kali lipat lebih.
Market 3 jam yang lalu

Antam (ANTM) Investasi Besar-besaran, Potensi Cuan Sahamnya Masih Tebal

Antam (ANTM) akan investasi besar-besaran seiring keterlibatannya dalam ekosistem kendaraan listrik (EV). Potensi cuan ANTM masih tebal.
Business 3 jam yang lalu

Teknologi OpenAI pada Zoom Memperkuat Fleksibilitas Pengguna

Membangun solusi AI ke dalam produk Zoom untuk mendukung pelanggan agar menjadi lebih produktif.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

12 Juta Wajib Pajak Laporkan SPT, Tingkat Kepatuhan?

Hingga 31 Maret 2023 pukul 24.00 WIB, DJP telah menerima 12,01 juta Surat Pemberitahuan (SPT Tahunan) dari wajib pajak.
Copyright © 2023 Investor.id