Selasa, 6 Juni 2023

Reliance Sekuritas: IHSG Melemah, PTRO Hingga AGII Malah Berpotensi Naik Loh!

Indah Handayani
9 Feb 2023 | 08:44 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas memprediksi IHSG melemah pada perdagangan Kamis (9/2/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 6.890 – 6.960. PTRO hingga AGII malah berpotensi naik loh!

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG diperkirakan berpotensi diperdagangkan mixed cenderung melemah mengikuti sentiment bursa regional. Sementara pasar juga akan mencermati rilis dari penjualan ritel Indonesia Desember 2022. “Data tersebut diperkirakan akan tetap tumbuh ditengah kepercayaan konsumen yang masih optimistis,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Kamis (9/2/2023).

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menambahkan, IHSG telah berada di area resistance diikuti dengan Stochastic yang telah berada di area overbought. Sedangkan indikator MACD masih berada di area golden cross. “Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu PTRO, PWON, AMAR, MEDC, UNVR, INDF, MDKA, AGII,” tambah Reliance Sekuritas.

IHSG berhasil diperdagangkan mixed pada perdagangan kemarin dan berhasil ditutup menguat tipis ke level 6.940 (0,07%). Penguatan IHSG masih dibayangi arah kebijakan The Fed yang masih hawkish, sementara dari dalam negeri kepercayaan konsumen masih tumbuh optimistis ke level 123 ditengah kepercayaan pada ekspektasi ekonomi kedepan yang masih baik.

Beberapa sektor yang mengalami penguatan diantaranya sektor transportasi (1,03%), sektor konsumen primer (0,73%) dan sektor barang baku (0,48%). Investor asing tercatat membukukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 141,76 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing diantaranya adalah BBRI, BBCA, BBNI.

Sementara itu dari bursa AS, ketiga indeks utama kembali ditutup melemah ditengah statement yang sama dari anggota The Fed, Christopher Waller, yang mengatakan bank sentral tetap pada kebijakan pengetatan moneter untuk menurunkan inflasi ke level 2% walaupun inflasi AS mulai berada dalam tren pelambatan.

Dari bursa Asia, pada Kamis pagi ini (9/2/2023) sudah diperdagangkan di zona merah, saat laporan ini ditulis index Nikkei 225 melemah (0,55%), diikuti index Kospi melemah (0,58%).

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Dapatkan info hot pilihan seputar ekonomi, keuangan, dan pasar modal dengan bergabung di channel Telegram "Official Investor.ID". Lebih praktis, cepat, dan interaktif. Caranya klik link https://t.me/+ijaEXDjGdL1lZTE1, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 jam yang lalu

BSI (BRIS) Terbitkan EBA Syariah Pertama di Indonesia

BSI (BRIS) menerbitkan Efek Beragun Aset Syariah-Surat Partisipasi (EBAS-SP), hasil sekuritisasi aset syariah pertama di Indonesia.
Business 4 jam yang lalu

Premier Luncurkan Proyek Hunian Hijau di Selatan Jakarta 

PT Premier Qualitas Indonesia bersama anak usahanya, PT Bukit Sukses Bersama (BSB), memperkenalkan proyek hunian hijau Premier Promenade.
Market 4 jam yang lalu

Lanjutkan Ekspansi, SMKL Bakal Gunakan Energi Ramah Lingkungan

Terapkan praktik bisnis berkelanjutan, SMKL akan mengganti boiler yang semula menggunakan batu bara dengan energi gas agar ramah lingkungan.
Business 5 jam yang lalu

Anak Usaha KS Pasok Pipa Baja ke Proyek Terminal Kalibaru

Anak usaha KS, PT Krakatau Pipe Industries (KPI), melakukan pengiriman perdana pipa pancang ke proyek rancang bangun Terminal Kalibaru PTPP.
Market 5 jam yang lalu

Rapor ESG Bumi Resources (BUMI), Begini Hasilnya!

Bumi Resources (BUMI) menerima laporan resmi dari Bloomberg, penyedia data keuangan, terkait ESG (Environmental, Social & Government).

Tag Terpopuler


Copyright © 2023 Investor.id