Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indeks Harga Saham  di Bursa Efek Indonesia

Indeks Harga Saham di Bursa Efek Indonesia

4 Perusahaan Siap "Listing" Dengan Target Dana Rp 1,19 Triliun

Gita Rossiana, Selasa, 3 Maret 2020 | 14:51 WIB

JAKARTA, investor.id - Empat emiten berencana menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dalam waktu dekat. Keempat peraeroan tersebut membidik dana hingga  Rp 1,19 triliun.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Senin, (2/3), perusahaan pertama yang akan menggelar IPO adalah PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk. Perseroan akan melepas sebanyak 700 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 105 per unit saham. Sehingga dana yang bisa diperoleh mencapai Rp 73,5 miliar.

Selain itu, perseroan akan menawarkan sebanyak 350 juta lembar Waran Seri I atau 12,96% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. Adapun, harga pelaksanaan waran adalah Rp 126 per lembar waran sehingga dana yang bisa diperoleh mencapai Rp 44,1 miliar.

Dalam aksi IPO ini, perseroan menunjuk PT PT Erdikha Elit Sekuritas, PT Ekuator Swarna Sekuritas, PT Pacific Sekuritas Indonesia, PT Panin Sekuritas Tbk dan PT Profindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi efek. Sementara PT Jasa Utama Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Adapun untuk jadwal pelaksanaan IPO, perseroan mendapatkan pernyataan efektif pada 28 Februari 2020. Sementara masa penawaran umum akan dilakukan pada 3 Maret 2020. "Sedangkan pencatatan saham dan waran akan dilakukan pada 9 Maret 2020," tulis manajemen.

Kemudian, PT Makmur Berkah Amanda Tbk juga berniat IPO saham dalam waktu dekat. Perseroan menawarkan 585 juta saham baru dengan harga penawaran Rp 110 per unit, sehingga dana yang bisa diperoleh mencapai Rp 64,35 miliar.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi IPO saham adalah PT Panin Sekuritas Tbk, PT Artha Sekuritas Indonesia, PT Profindo Sekuritas Indonesia dan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk.

Adapun pernyataan efektif IPO sudah diperoleh pada 28 Februari 2020. Kemudian masa penawaran umum dilakukan pada 3-6 Maret 2020 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 Maret 2020.

Selanjutnya PT Metro Healthcare Indonesia Tbk juga berencana melakukan IPO dengan menawarkan 10 miliar unit saham dengan harga Rp 103 per unit saham. Dana yang bisa diperoleh dari penawaran perdana tersebut mencapai Rp 1,03 triliun.

PT Pacific Sekuritas Indonesia dan PT Jasa Utama Capital Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam pelaksanaan IPO ini. Sementara PT Erdikha Elit Sekuritas, PT Ekuator Swarna Sekuritas, PT Panin Sekuritas Tbk dan PT Profindo Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin emisi efek.

"Perusahaan mendapatkan pernyataan efektif pada 28 Februari 2020, masa penawaran umum dilakukan pada 3-9 Maret 2020 dan pencatatan di BEI akan dilakukan pada 13 Maret 2020," tulis manajemen.

Perusahaan terakhir adalah PT Esta Multi Usaha Tbk. Perseroan akan menawarkan 200 juta unit saham dengan harga penawaran Rp 120 per unit saham. Sehingga perseroan berpeluang menghimpun dana sebesar Rp 24 miliar.

PT Erdikha Elit Sekuritas, PT Ekuator Swarna Sekuritas, PT Pacific Sekuritas Indonesia, PT Panin Sekuritas Tbk dan PT Profindo Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin emisi efek. Sementara PT Jasa Utama Capital Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Perusahaan mendapatkan pernyataan efektif pada 28 Februari 2020. Sementara masa penawaran umum akan dilakukan pada 3 Maret 2020 dan pencatatan di BEI dilakukan pada 9 Maret 2020.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN