Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Saham Komoditas Berpotensi Menguat

Rabu, 7 November 2012 | 11:16 WIB
Antara (redaksi@investor.id)

JAKARTA-Beberapa saham berbasis komoditas baik itu energi, metal ataupun minyak sawit mentah (CPO) diprediksi akan mengalami penguatan pada perdagangan Rabu (7/11).

Analis Samuel Sekuritas, Yualdo Yudoprawiro, mengatakan kondisi ini seiring dengan menguatnya harga komoditas dunia pada Selasa (6/11).L "Penguatan harga komoditas dunia ini tentunya juga akan memberikan dampak positif bagi gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan," katanya.

Yualdo menambahkan untuk "resistance" indeks akan berada pada level 4.335.

Pada pembukaan sesi I perdagangan Rabu, IHSG naik menguat 6,58 poin (0,51 persen) menjadi 4.320,85, sedangkan indeks saham unggulan LQ45 menanjak 1,68 poin (0,23 persen) ke level 744,33.

Untuk kondisi bursa global, bursa Eropa dan Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan semalam memfaktorkan penguatan harga komoditas terutama harga minyak yang naik 3,5 persen ke level 88,7 dolar AS per barel dan diikuti harga metal dunia yang turut menguat sekitar 1 persen.

Meski demikian, pelaku pasar masih mengantisipasi hasil pemilu AS yang telah dilakukan semalam dan hasilnya akan segera dirilis, dengan beberapa survei di AS menyatakan Obama unggul tipis terhadap Romney.

"Jika Obama kembali terpilih, terdapat kekhawatiran akan terjadi 'fiscal cliff' pada 2013, sementara jika Romney berhasil menang, terdapat risiko likuiditas karena potensi tidak dilanjutkannya program QE3 yang sedang berjalan," jelasnya.

Sementara mayoritas bursa Asia bergerak "mixed" dengan kecenderungan menguat dengan memfaktorkan penguatan harga komoditas dunia, termasuk harga CPO Rotterdam yang naik signifikan 4,2 persen setelah terkoreksi dalam dua hari terakhir.(ant/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN