Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi kesepakatan bisnis. Foto: Adam Radosavljevic (Pixabay)

Ilustrasi kesepakatan bisnis. Foto: Adam Radosavljevic (Pixabay)

9 Emiten Tuntaskan Transaksi Akuisisi Rp 79 Triliun

Senin, 31 Agustus 2020 | 14:30 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Sebanyak sembilan emiten menyelesaikan aktivitas akuisisi maupun diakuisisi dengan total nilai transaksi Rp 79,09 triliun selama Januari-Agustus 2020. Nilai tersebut berpotensi bertambah dengan sedikitnya delapan emiten yang masih dalam proses merger dan akuisisi tahun ini.

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menuntaskan pembelian 100% saham Pinehill Company Ltd senilai US$ 2,99 miliar atau setara Rp 43,45 triliun pada 27 Agustus 2020. Sebelumnya, perseroan meraih fasilitas sindikasi perbankan hingga US$ 2,05 miliar untuk mendanai pembelian saham ini. “Setelah rencana transaksi diselesaikan, perseroan memiliki seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Pinehill Company,” kata Sekretaris Perusahaan Indofood CBP Gideon A Putro dalam keterangan resmi.

Aksi Indofood CBP ini sekaligus menjadi yang terbesar sepanjang tahun berjalan. Kemudian, aksi akuisisi jumbo lainnya adalah Bangkok Bank yang mencaplok 89,19% saham Bank Permata senilai Rp 33,66 triliun pada Mei lalu. Sektor perbankan bakal menjadi ramai akan realisasi aksi akuisisi dan merger tahun ini.

Dalam catatan Investor Daily, setidaknya terdapat enam emiten bank maupun lembaga keuangan lain yang berniat merampungkan aksi merger dan akuisisi ini pada sisa tahun ini.

Pertama, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang menargetkan proses akuisisi PT Rabobank International Indonesia selesai pada September 2020. Jika rencana ini berjalan lancar, BCA bakal melanjutkan dengan penggabungan usaha (merger) anak usahanya PT Bank BCA Syariah dengan Rabobank. Proses merger tersebut diharapkan tuntas pada awal tahun depan.

Kedua, KB Kookmin Bank berniat menambah porsi kepemilikan saham hingga menjadi sebanyak 67% saham pada PT Bank Bukopin Tbk (BPKP). Aksi ini akan ditempuh dengan jalan menyerap saham baru melalui skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement Bank Bukopin.

Ketiga, PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) akan melaporkan perkembangan uji tuntas (due diligence) atas rencana penggabungan usaha dengan PT Bank Banten Tbk pada 1 September 2020. Laporan perseroan ini masuk dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Keempat, Cathay Life Insurance Co Ltd telah merampungkan uji tuntas penambahan kepemilikan saham pada PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA). Realisasi penambahan kepemilikan saham oleh Cathay dalam tahap pembicaraan mengenai komposisinya.

Kelima, Korean Development Bank (KDB) tercatat dalam proses mengambil alih 80,65% saham perusahaan pembiayaan, PT Tifa Finance Tbk (TIFA). Keenam, Aviva Plc dalam proses divestasi 50% saham PT Astra Aviva Life kepada mitra strategisnya, PT Astra International Tbk (ASII).

Pada kelompok emiten BUMN, Holding BUMN Pertambangan, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) atau Minning Industry Indonesia (MIND ID), mengakuisisi 20% saham divestasi PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dari Vale Canada Ltd dan Sumitmo Metal Mining Co. Ltd. Nilai akuisisi sekitar Rp 5,52 triliun. MIND ID menargetkan transaksi ditutup pada akhir 2020.

Setelah transaksi rampung, maka struktur komposisi kepemilikan saham Vale Indonesia, antara lain 44,3% masih dikuasai Vale Canada, 20% dimiliki MIND ID, Sumitomo Metal Mining 15%, dan sisanya 20,7% saham dimiliki publik.

Tak ketinggalan, perusahaan asal Jepang, Taiheiyo Cement Company, melakukan finalisasi akuisisi 15% saham PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB), anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). Taiheiyo berkomitmen mengucurkan investasi sekitar US$ 220 juta pada kerjasama strategis dengan SBI. Saat ini, kedua pihak berada dalam tahap definitive agreement.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN