Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
adi sarana

adi sarana

Adi Sarana Raih Fasilitas Pinjaman Bank Rp 200 Miliar

Selasa, 4 Mei 2021 | 18:23 WIB
Muhammad Ghafur Fadila

JAKARTA, Investor.id - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) meraih fasilitas kredit sebesar Rp 200 miliar dari PT Bank CTBC Indonesia. Dana pinjaman ini bakal dimanfaatkan untuk membiayai pembelian unit kendaraan sewa.

Presiden Direktur Prodjo Sunarjanto mengatakan, raihan fasiltias pinjaman ini juga menggambarkan track record perseroan yang baik di kalangan perbankan, sehingga perseroan selalu mendapatkan fasilitas bank untuk menambah armada, bahkan di masa pandemi seperti sekarang ini.

“Perseroan secara rutin melakukan pembelian sebanyak 5000 unit kendaraan untuk disewakan kepada perusahaan swasta maupun sektor publik atau pemerintahan. Hingga akhir Desember 2020, perseroan telah memiliki sebanyak 26 ribu unit unit mobil,”jelasnya saat dihubungi Investor Daily di Jakarta, belum lama ini.

Seperti yang diketahui, bisnis rental kendaraan milik Adi Sarana menyasar segmen korporasi dan lembaga pemerintah dengan kontrak sewa jangka panjang antara 1-4 tahun, berbeda dengan segmen rental kendaraan harian/perorangan. Dengan demikian, bisnis ini lebih tahan gempuran pandemi, pun pada saat momen lebaran pengaruhnya tidak cukup besar.

Kendati demikian, perseroan menangkap peluang segmen sewa perorangan dengan meluncurkan aplikasi bernama ShareCar yang memungkinkan penyewaan mobil dengan hitungan jam. Untuk unit kendaraan yang tergabung dalam aplikasi tersebut baru tersedia di wilayah Jabodetabek dan kedepannya akan dikembangkan ke wilayah lainya.

“Mungkin dengan adanya pelarangan mudik ke luar kota, mobil-mobil dari aplikasi ShareCar ini akan lebih dicari karena selain bisa dipakai sendiri tanpa pengemudi, juga lebih fleksibel pemakaian per jam nya untuk di Jabotabek di masa lebaran,”ujarnya

Prodjo melanjutkan, semua pinjaman baru perseroan selalu didasari oleh adanya permintaan penambahan mobil untuk disewakan. Dimana setelah empat tahun perseroan akan menjual aset kendaraan dimiliki untuk melunasi pinjaman yang diambil 4 tahun sebelumnya.

“Oleh sebab itu, debt to equity ratio kami selalu terjaga di level aman dimana akhir 2020 tercatat sebesar 2,59 kali. Jadi semua pinjaman untuk pembelian mobil untuk disewakan adalah pinjaman produktif bagi perseroan di pilar pertama sektor transportasi dan mobility,” kata dia.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN