Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Reksa Dana

Reksa Dana

Agustus 2019, AUM Reksa Dana Capai Rp 538,38 Triliun

Gita Rossiana, Rabu, 11 September 2019 | 19:38 WIB

JAKARTA, Investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan dana kelolaan (asset under management/AUM) industri reksa dana hingga Agustus 2019 bertumbuh sebanyak 9,09% menjadi Rp 538,38 triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak Rp 493,5 triliun.

 

Penyumbang utama AUM berasal reksa dana saham dengan kontribusi senilai Rp 148,84 triliun. Nilai tersebut setara dengan 27,65% dari total AUM industri reksa dana hingga Agustus 2019. Uruta kedua adalah reksa dana terproteksi dengan sumbangan dana kelolaan Rp 148,06 triliun atau berkontribusi 27,5% terhadap total AUM.

AUM reksa dana pendapatan tetap berkontribusi sebesar Rp 113,91 triliun atau setara dengan 21,16% dari total dana kelolaan. Data OJK menyebutkan bahwa reksa dana pasar uang membukukan AUM sebesar Rp 66,6 triliun hingga Agustus 2019. Kemudian reksa dana campuran dengan AUM sebesar Rp 30,56 triliun, reksadana exchange traded fund (ETF) dengan dana kelolaan Rp 13,94 triliun, dan jenis reksadana lainnya.

Sedangkan dilihat dari produk reksadana, data OJK menyebutkan, Schroder Dana Prestasi Plus dari PT Schroder Investment Management Indonesia mencatatkan AUM tertinggi sebesar Rp 14,91 triliun. Disusul reksa dana Danamas Stabil yang diterbitkan PT Sinarmas Asset Management dengan dana kelolaan sebesar Rp 7,46 triliun.

Produk reksa dana pendapatan tetap dengan pencatat dana kelolaan tertinggi disumbangkan produk Eastspring IDR Fixed Income Fund dari PT Eastspring Investments Indonesia. Reksa dana ini membukukan AUM senilai Rp 6,58 triliun. Kemudian diikuti produk reksa dana pasar uang, Mandiri Investa Pasar Uang dari PT Mandiri Manajemen Investasi sebesar Rp 6,13 triliun.

Sementara produk Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS dari PT Manulife Aset Manajemen Indonesia berada di urutan kelima dengan dana kelolaan Rp 5,82 triliun.

Sementara itu, Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) menargetkan pertumbuhan AUM industri reksa dana sebesar 12% tahun ini. Hal ini didukung oleh kondisi ekonomi dan pasar modal Indonesia yang lebih baik tahun ini.

Ketua AMII Edward Lubis menjelaskan, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana terproteksi dan reksa dana pasar uang masih mendominasi dana kelolaan industri reksa dana pada paruh pertama tahun 2019. Usai  pemilihan umum,  investor baru berani masuk ke pasar modal, sehingga reksa dana saham baru akan dilirik pada paruh kedua tahun 2019.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN