Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Nusa Konstruksi Enjiniring

PT Nusa Konstruksi Enjiniring

Agustus 2022, Kontrak Baru Nusa Konstruksi (DGIK) Melesat Jadi Rp 814,7 Miliar

Jumat, 2 September 2022 | 15:48 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) berhasil meraih kontrak baru senilai Rp 814,7 miliar hingga Agustus 2022. Angka tersebut melesat tajam dari perolehan kontrak baru periode sama tahun 2021 berjumlah Rp 167 miliar.

Baca juga: Nusa Konstruksi (DGIK) akan Buyback 5,4% Saham

Direktur Utama Nusa Konstruksi Enjiniring Heru Firdausi Syarif menjelaskan, proyek infrastruktur jalan menjadi penyumbang terbesar kontrak baru perseroan, seperti proyek Tol Solo – Jogja seksi 1, bangunan pendidikan, Rumah Sakit, high rise building, dan pembangunan jalan kawasan.

Dengan demikian, dia mengatakan, perseroan optimistis sektor jasa kontruksi akan terus bertumbuh sejalan dengan adanya pemulihan belanja infrastruktur baik pemerintah maupun sektor swasta. “Jika melihat kondisi perusahaan saat ini yaitu efisiensi, neraca keuangan yang prima, dan selesainya proses konsolidasi dan sinergi di bisnis jasa konstruksi dengan PT Dirgantara Yudha Artha. Menjadi momentum yang tepat bagi perseroan untuk tumbuh baik secara organik maupun un-organik,” jelasnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (2/9/22).

Hingga semester I-2022, perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 181,09 miliar atau tumbuh 11%, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 163,03 miliar. Kenaikan pendapatan membuat rugi usaha perseroan turun signifikan menjadi Rp 9,71 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 15,27 miliar.

Heru mengungkapkan, dalam dua kuartal tahun ini, performa perusahaan mengalami peningkatan, terutama dalam hal efisiensi operasional. Pencapaian efisiensi tersebut akan dibarengi dengan raihan pendapatan yang tinggi seiring dengan capaian perolehan kontrak baru ke depan.

“Selain berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan di dua kuartal secara year on year, kami juga berhasil melakukan efisiensi yang terlihat dari penurunan beban usaha mencapai 10,5% di kuartal I dan 5,6% di kuartal II, sehingga sepanjang semester I-2022 beban usaha turun 9,19%” ungkap Heru.

Baca juga: Nusa Konstruksi (DGIK) Akuisisi Saham Dirgantara Yudha Rp 256,5 Miliar

Sebelumnya, Nusa Konstruksi berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan jumlah sebanyak-banyaknya 300 juta saham atau 5,41% dari total saham perseroan. Nilai pembelian kembali saham tersebut akan mencapai Rp 20 miliar.

"Tindakan korporasi ini akan diadakan dalam jangka waktu paling lama tiga bulan setelah tanggal penyampaian keterbukaan informasi ini, dengan anggaran sebanyak-banyaknya Rp 20 miliar dan/atau jumlah nominal sebanyak-banyaknya 300 juta saham atau 5,41% dari jumlah saham," kata Corporate Secretary DGIK Almanda Pohan.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com