Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

DCI INDONESIA DAN TOWER BERSAMA BERKIBAR

Akhir Kuartal III: IHSG Tumbuh 5,1%, Saham Teknologi Juara!

Jumat, 1 Oktober 2021 | 06:15 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com) ,Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melonjak 2,02% ke level 6.286,9 pada perdagangan Kamis (30/9) atau akhir kuartal III-2021. Dengan demikian, sejak akhir 2020 hingga 30 September 2021 (year to date/ytd), IHSG bertumbuh 5,1% dari posisi 5.979. Adapun indeks saham teknologi tumbuh paling tinggi mencapai 747,8%.

Setelah teknologi adalah indeks saham energi dengan kenaikan sebesar 27,2%, serta indeks saham transportasi dan logistik yang naik 26,1%. Selanjutnya, indeks saham industri dengan pertumbuhan 16,4% dan konsumer siklikal yang meningkat 15,1%.

Sementara itu, pada indeks LQ45, saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) memimpin perolehan capital gain, dengan kenaikan harga saham mencapai 81,6% (ytd). Setelah itu, saham Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang melonjak 50,2%, saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang naik 38%, saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) yang meningkat 37,5%, dan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang tumbuh 37,1%.

Adapun pada semua saham yang tercatat di BEI, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mengukir kenaikan harga yang fantastis hingga 10.804,8%. Selanjutnya, saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) sebesar 2.764,1%, saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) sebesar 2.719,4%, saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) sebesar 1.325%, dan saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) sebesar 1.082,2%.

Analis Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas mengatakan, kenaikan IHSG menembus level 6.200 seiring aksi beli investor asing terhadap saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar besar, terutama di sektor perbankan dan pertambangan. “Tren kenaikan harga komoditas menjadi alasan saham-saham batu bara naik signifikan dan diikuiti dengan harga CPO,” kata Sukarno.

Kiwoom Sekuritas memproyeksikan, hingga akhir tahun ini, IHSG terlihat masih bergerak sesuai skenario, dimana dengan kondisi perekonomian Indonesia yang berada pada kisaran 3-3,5%, IHSG diperkirakan berada pada level 6.400.

Sementara itu, Head of Research BNI Sekuritas Kim Kwie Sjamsudin mengatakan, kenaikan IHSG saat ini didukung oleh beberapa faktor, yaitu kenaikan harga komoditas dan net buy investor asing. Faktor positif lainnya, kondisi pandemi Covid-19 yang terus menunjukkan perbaikan. "Akhir tahun ini, kami memperkirakan IHSG akan ditutup di level 6.600," ujar Kim.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN