Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Muhammad Ikhsan, Senior Manager Group Fixed Income bank BRI. SUmber: BSTV

Muhammad Ikhsan, Senior Manager Group Fixed Income bank BRI. SUmber: BSTV

LAPORAN DARI DEALING ROOM BANK BRI

Akhir Tahun, Rupiah akan Bergerak di Support 13.890 dan Resistance 14.100

Gora Kunjana, Kamis, 12 Desember 2019 | 10:27 WIB

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Kamis pagi (12/12/2019) melemah tipis 1 poin atau 0,01% menjadi Rp14.039 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya di level Rp14.038 per dolar AS.

Senior Manager Group Fixed Income Bank BRI Muhammad Ikhsan dalam wawancaranya dengan BeritasatuTV dalam acara IDXOpening Bell di Jakarta, Kamis (12/12/2019) mengatakan pergerakan rupiah pada awal Desember di 14.100 kemarin ditutup di 14.035, penguatannya sudah 0,5% dari akhir November.

Menurut dia, penguatan rupiah disebabkan dua hal. Dari domestik rupiah didukung data-data ekonomi yang dirilis cukup positif.

Petugas BI menunjukkan uang rupiah yang baru, dalam peluncuran uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, 19 Desember 2016. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo Joanito De Saojoao
Petugas BI menunjukkan uang rupiah yang baru, dalam peluncuran uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, 19 Desember 2016. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo Joanito De Saojoao

Purchasing manager index Indonesia misalnya naik dari 47,7  jadi 48,2. Jadi ada ekspansi di bidang ekonomi yang membuat rupiah positif. Kedua kita punya cadangan devisa juga masih solid, dan terakhir rilis data mengenai CPI yang juga bagus meskipun turun. Selain itu dolar AS sendiri turun terhadap beberapa hard currencies,” katanya saat ditemui di Dealing Room Bank BRI.

Ikhsan menilai pergerakan rupiah sepanjang tahun ini sangat positif. Closing 2018 ada di posisi 14.380 dengan closing kemarin di 14.035 berarti sudah ada apresiasi sekitar 350 poin atau 24,6%.

Muhammad Ikhsan, Senior Manager Group Fixed Income bank BRI. SUmber: BSTV
Muhammad Ikhsan, Senior Manager Group Fixed Income bank BRI. SUmber: BSTV

“Hal ini juga sangat didukung oleh faktor domestik kita, inflasi juga terjaga, pertumbuhan ekonomi juga oke, kalau kita perhatikan rupiah tercatat 4 kali bisa menembus level psikologis 14.000. Yaitu di Februari, Juli, September, dan November,” katanya.

Karena itu rupiah, menurut Ikhsan, hingga akhir tahun nanti akan cenderung menguat. Ikhsan memprediksikan secara teknikal rupiah masih akan berada di level sideways cenderung menguat. “Rupiah akan bergerak di level support 13.890 dan resistance di 14.100,’ pungkasnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA