Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pencatatan saham Bukalapak di BEI, Jumat (6/8/2021)..

Pencatatan saham Bukalapak di BEI, Jumat (6/8/2021)..

Aksi Jual Berlanjut, Harga Saham BUKA Melorot di Bawah Harga IPO

Rabu, 18 Agustus 2021 | 12:24 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Harga saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) kembali mencatatkan auto reject bawah (ARB) setelah melemah Rp 60 (6,74%) menjadi Rp 830 sepanjang perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia hari ini. Kini, harga saham BUKA telah berada di bawah harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) senilai Rp 850 per saham.

Berlanjutnya penurunan dalam harga saham BUKA dalam beberapa hari terakhir memicu kapitalisasi pasar perusahaan platform Rp 85,54 triliun, dibandingkan posisi kapitalisasi pasar perseroan pada Senin (16/7) senilai Rp 91,72 triliun. Sedangkan nilai market cap tertinggi yang pernah dicapai Bukalapak berada di level Rp 136,55 triliun saat harga saham BUKA di level Rp 1.325.

Penurunan tersebut menjadikan posisi market cap Bukalapak melorot ke urutan ke-17 atau berada di bawah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dengan kapitalisasi pasar Rp 88,54 triliun dan di atas PT United Tractors Tbk (UNTR) sebanyak Rp 73,94 ttriliun. Sedangkan emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar masih dipegang PT Bank Central Indonesia Tbk (BBCA) senilai Rp 803 triliun.

Sebelaumnya, Direktur Ekuator Swarna Investama Hans Kwee mengatakan, kemungkinan besar harga saham Bukalapak kembali anjlok, bahkan bisa di bawah harga perdana. Prediksi ini sejalan dengan antrean jual yang besar pada perdagangan Senin. “Saat ini, investor lebih rasional,” kata dia.

Menurut Hans, ada dua skenario yang akan terjadi pada perdagangan Rabu (18/8). Pertama, skenario terburuk harga saham Bukalapak kembali anjlok hingga ARB. Kedua adalah sebaliknya. Harga saham Bukalapak rebound, dengan potensi penguatan ke level Rp 950-1.000.

“Pemodal sebaiknya menunggu dulu apakah tekanan harga di saham ini terus berlanjut atau tidak. Saham ini lebih cocok untuk trader yang memang jangka pendek, sejalan dengan valuasinya yang cukup mahal,” jelasnya.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN